Nelayan Desa Pangkil Bintan Dikabarkan Hilang saat Melaut

Nelayan Desa Pangkil Hilang
Warga Desa Pangkil, Bintan, Kepri sedang mencari rekannya yang diduga hilang kontak saat melaut di Pulau Mubut, Kota Batam. (Foto: Dok Warga)

BINTAN – Seorang nelayan bernama Putra Pirliansya warga Desa Pangkil dikabarkan hilang saat melaut di sekitar wilayah pesisir Kecamatan Teluk Bintan, Kabupaten Bintan, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) sejak Kamis 30 Mei 2024 dini hari.

Informasi yang dihimpun ulasan.co, Jumat 31 Mei 2024, pria kelahiran 1996 itu dikabarkan turun melaut menangkap sotong dengan cara mancing bersama rekannya di perairan Pulau Mubut, Kota Batam, Rabu 29 Mei 2024 malam. Tetapi, mereka menggunakan kapal pompong masing-masing.

Kepala Desa (Kades) Pangkil, Yahya membenarkan kabar warganya hilang. Ia menuturkan, ada warga lain yang mengetahui Putra sudah bergerak dari Pulau Mubut menuju ke Pulau Pangkil.

Tidak berselang lama, warga tersebut menyusul pulang. Setiba perjalanan arah pulang antara Pulau Mubut dengan Pulau Pangkil, warga tersebut menemukan sebuah senter yang masih menyala.

Akan tapi, warga tersebut tidak mengira kalau senter yang ditemukan mengapung milik Putra.

Sekitar pukul 11.00WIB pada Kamis 30 Mei 2024, warga tersebut memberitahukan ke rekan lainnya, kalau dirinya menemukan senter saat arah pulang ke rumah.

“Tidak ada satupun yang mengakui senter tersebut milik mereka. Tapi, ada warga lain menyebut senter itu milik suaminya (istri Putra),” kata Yahya.

Setelah diketahui, warga setempat berbondong-bondong turun ke laut mencari Putra yang belum pulang melaut sekitar pukul 13.00 WIB.

“Sekarang, warga kami dan aparat gabungan masih melakukan pencarian kehilangan Putra,” sebut dia.

Kasatpol Airud Polres Bintan, Iptu Sarianto juga membenarkan, kalau personel gabungan masih melakukan pencarian nelayan Desa Pangkil yang diduga hilang kontak saat melaut.

Baca juga: Tim SAR Cari Seorang Nelayan Hilang di Perairan Desa Pengujan Bintan

Personel gabungan terdiri dari Polairud Polres Bintan, Bhabinkamtibmas, Babinsa, Basarnas Tanjungpinang, PPLP Tanjunguban, dan warga setempat Desa Pangkil.

“Mudah-mudahan, nelayan kita ditemukan dengan selamat,” sebut dia. (*)

Ikuti Berita Ulasan.co di Google News