ANAMBAS – Insiden kebakaran Air Conditioner (AC) di ruangan kerja bendahara Dinas Sosial Kabupaten Kepulauan Anambas, sempat membuat panik suasana, Senin 10 November 2025.
Saat peristiwa kebakaran terjadi, Wakil Bupati Kepulauan Anambas, Raja Bayu tengah memimpin apel pada upacara peringatan hari pahlawan tahun 2025.
Kepala Dinas Sosial Kabupaten Kepulauan Anambas Usman yang mengetahui peristiwa itu langsung menghubungi pos pemadam kebakaran sektor Siantan. Tak lama berselang, petugas Damkar tiba di lokasi.
Sekretaris Damkarmat Matari Hasibuan mengatakan bahwa dari insiden kebakaran tersebut diduga terjadi akibat arus pendek pada instalasi listrik yang menuju ke jalur AC. Saat petugas berhasil masuk ke dalam ruangan tersebut, satu unit AC sudah kondisi terbakar habis.
“Tim Damkarmat sempat mengalami kendala diakibatkan sulitnya menemukan sumber air terdekat dilokasi sekitar, namun petugas Damkarmat dengan cepat menarik selang sepanjang kurang lebih dari 100 meter untuk menjangkau titik api setelah menemukan sumber air, sehingga api berhasil dipadamkan sepenuhnya dan tidak merembet ke ruangan lain,” kata Matari Hasibuan.
Ia juga menyampaikan bahwa atas insiden kebakaran ini menjadi sebuah peringatan bahwa pentingnya dukungan sarana dan prasarana yang memadai pada Dinas Damkarmat.
“Saat ini kami sangat membutuhkan mobil tangki air, ini sangat penting agar jika terjadi insiden serupa maka proses penanggulangan dapat dilakukan dengan sigap dan cepat, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Api juga dapat dipadamkan dalam waktu singkat berkat kesiapsiagaan dan kerja cepat dari tim Damkarmat Anambas,” ucap Matari.
Mengetahui insiden kebakaran tersebut, Bupati Kepulauan Anambas, Aneng saat kejadian tidak sedang berada di Kepulauan Anambas, namun dalam proses penanganan insiden kebakaran itu dirinya turut memantau langsung kondisi di lapangan melalui sambungan seluler.
Bupati Aneng, memberikan perintah tegas supaya petugas dari tim Damkarmat memprioritaskan keselamatan manusia serta berupaya meminimalisir kerusakan aset pemerintah daerah di sekitar lokasi kejadian.












