BINTAN – Kasus pembunuhan tragis terhadap seorang nelayan bernama Amizan (31 tahun) di wilayah Kijang, Bintan Timur masih menjadi misteri dan tanda tanya masyarakat.
Selain terduga pelaku yang belum ditangkap semuanya, motif pembunuhan juga belum terungkap. Namun, beredar isu liar di masyarakat sekitar yang didapatkan keluarga korban.
Salah satu kerabat korban yang enggan namanya disebutkan, membeberkan bahwa dari hasil pemeriksaan otopsi dan catatan visum korban terdapat sebanyak 17 luka senjata tajam (sajam) baik berupa tusukan dan sayatan ditubuh korban.
“Kalau info dari keluarga, setelah hasil visum keluar. Ada 17 luka di tubuh Ami (sapaan Korban),” ujarnya kepada Ulasan.co, Ahad 9 November 2025.
Baca Juga: Satu Terduga Pembunuh Amizan Ditangkap, Polisi Masih Buru Pelaku Lainnya
Selain itu, ditanya terkait motif pelaku yang nekat menghabisi nyawa korban. Ia tidak mengetahui pasti, namun banyak isu liar beredar dan sampai kepada keluarga.
“Tak tau pasti juga. Tapi ada yang bilang karena utang, terus masalah cemburu dan ada juga yang bilang karena masalah lama kemudian tersinggung dan dendam,” ujarnya lagi.
Terkait para palaku, ia juga membeberkan informasi dari keluarga korban bahwa pada Rabu 5 November 2025 sore menjelang malam korban di ajak nongkrong oleh para terduga pelaku.
“Korban ini diajak minum, nongkrong lah bahasanya. Sama pelaku ini di kawasan waduk. Terus berlanjut kemana tidak tau. Nah pada Kamis 6 November 2025, korban sudah tidak terlihat lagi,” ujarnya.
Keluarga pada hari Kamis itu sudah mencari korban, tapi tidak ketemu. Hingga akhirnya pada Jumat 7 November 2025 korban ditemui oleh seorang Satpam bernama Hardian di kawasan perumahan eks PT Antam Kijang, Jalan Ahmad Yani, Kelurahan Kijang Kota, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri).
“Tetangga yang kasih tau, sambil nunjukkan foto penemuan mayat. Katanya ini Ami, keluarga langsung ke lokasi dan ke RSUD. Dan benar korban yang ditemukan itu, Ami,” ujarnya.
Baca Juga: Diduga Jadi Korban Pembunuhan, Nelayan Kijang Ditemukan Tewas Bersimbah Darah
Sebelumnya, Satreskrim Polres Bintan berhasil menangkap satu orang yang diduga kuat terlibat dalam kasus pembunuhan terhadap seorang nelayan bernama Amizan (31 tahun).
Kasatreskrim Polres Bintan, Iptu Fikri Rahmadi, membenarkan penangkapan tersebut.
“Kita sudah amankan satu orang diduga pelaku,” ujar Iptu Fikri Rahmadi saat dikonfirmasi di Bintan, Sabtu 8 November 2025.
Namun, ketika ditanya lebih lanjut soal identitas pelaku, Fikri masih enggan membeberkan inisialnya. Ia menegaskan, kemungkinan besar kasus ini melibatkan lebih dari satu orang pelaku.
Lebih lanjut, Fikri juga belum mau mengomentari lebih jauh terkait motif di balik pembunuhan Amizan yang membuat warga Bintan gempar.
Ia memastikan pihaknya masih melakukan pemeriksaan mendalam terhadap para saksi dan barang bukti yang ditemukan di lokasi kejadian.
“Tetap kita sampaikan ke kawan-kawan,” ucapnya singkat sambil menutup wawancara.
Ikuti Berita Ulasan.co di Google News


















