Alberto Puig Sebut Honda Siap Kalahkan Marc Marquez dengan Pacuan Ducatinya

Bos Tim Repsol Honda, Alberto Puig saat berada di garasi pembalapnya Joan Mir. (Foto:Doc/gpone)

JAKARTA – Bos Tim Repsol Honda MotoGP, Alberto Puig mengatakan, pihak akan berjuang untuk mengalahkan Marc Marquez dengan pacuan motor Ducatinya.

Alberto Puig juga mengatakan, ia sangat menghargai keputusan Marc Marquez (MM93) yang harus pergi meninggalkan Tim Repsol Honda menuju Ducati.

Kakak kandung Alex Marquez itu, akan menghuni garasi Tim Gresini Racing Ducati untuk MotoGP musim 2024 menggantikan Fabio Di Giannantonio rekan Alex Marquez musim ini.

Kabar lainnyanya, sebelum MM93 menyatakan pindah ke Ducati. Honda sudah berupaya untuk mempertahankannya, tetapi memang tidak menemukan kesepakatan.

Alberto Puig mengakui sempat kaget, MM93 pindah ke garasi Ducati. Namun satu catatan penting baginya bahwa mereka, dalam konteks ini Honda akan siap berjuang untuk mengalahkan MM93 dengan pacuan Ducatinya.

“Saat saya bersama seorang pembalap yang kemudian pergi, saya selalu senang dengan hasilnya. Dalam kasus Marquez, saya akan memberi tahu kamu hal itu, mungkin lebih dari itu, karena cara dia memperlakukan saya secara pribadi. Tentu saja, dia adalah seorang juara, dan semua penggemar dunia sepeda motor dan kita semua yang merasa terlibat dalam hal ini, dalam kasus saya yang juga pernah menjadi pebalap, tahu bahwa jika itu berjalan dengan baik dan dia menang lagi, itu akan menjadi sebuah pencapaian dan, tentu saja saya akan senang,” terang Alberto Puig dikutip As.com.

Baca juga: Jangan Lewatkan MotoGP Thailand 2023 Akhir Pekan Ini, Berikut Jadwalnya

Alberto Puig Ungkap Penyebab Marc Marquez Tinggalkan Honda

Puig kembali menerangkan, bahwa keputusan MM93 sebelum kontraknya selesai akhir 2024 dikarenakan berhubungan dengan rasa ketidakpuasan pada perfoma pacuan Honda RC213V yang belum juga dapat bersaing dengan motor-motor Eropa (Ducati, KTM dan Aprilia).

“Kami telah mencoba untuk membuatnya tetap tinggal. Satu-satunya cara untuk meyakinkan seorang juara adalah dengan fakta dan satu-satunya cara untuk meyakinkannya adalah dengan memperbaiki motornya. Namun memang benar hingga saat ini kami belum bisa memberikan apa yang dia minta dari kami. Kami sedang mengerjakannya dan kami mempunyai rencana yang sangat menarik untuk masa depan, namun kami belum tiba tepat waktu dalam kasus Márquez,” timpal Alperto Puig.