LINGGA – Ribuan anak sekolah di Kabupaten Lingga segera menikmati makanan bergizi gratis dari dapur gizi perdana. Fasilitas ini berlokasi di Dabo Singkep dan mulai beroperasi pada 29 September 2025.
Program dapur gizi ini merupakan bagian dari kebijakan Makan Bergizi Gratis (MBG). Fokusnya menekan masalah gizi anak sejak jenjang TK hingga SMA.
Pada tahap awal, distribusi makanan ditargetkan menjangkau 3.131 siswa. Jumlah tersebut meningkat menjadi 3.776 siswa pada pekan ketiga dan keempat.
Pengelolaan dapur dilakukan bersama Yayasan Lintas Bangsa. Sebanyak 49 tenaga disiapkan untuk memastikan makanan tersalurkan sesuai standar.
Kepala Dapur SPPG, Haryandi, mengatakan, persiapan saat ini berjalan lancar. Ia menegaskan tidak ada kendala berarti dalam tahap akhir sebelum operasional.
“Insya Allah semua sesuai rencana, dapur akan mulai berjalan pada tanggal 29 mendatang,” kata Haryandi, Rabu 24 September 2025.
Kepala Dinas Kesehatan Lingga, dr. Bukit Tua Rayanto Gultom, menilai dapur gizi selaras dengan program peningkatan kesehatan masyarakat.
“Program ini adalah investasi jangka panjang bagi kesehatan anak-anak Lingga,” kata Bukit.
Ia ingin memastikan setiap anak mendapatkan asupan yang layak demi tumbuh kembang yang optimal. Langkah awal ini juga membuka jalan bagi pengembangan tiga dapur tambahan di masa depan.
“Harapannya, program MBG semakin merata dan berkelanjutan di Kabupaten Lingga,” ujarnya.


















