Antisipasi Krisis Pangan, Pemkab Karimun Siapkan 3 Hektare Lahan untuk Bangun Pusat Logistik Bulog

Ilustrasi - Seorang pekerja mengangkut karung beras di Gudang Bulog. (Foto: ANTARA)
Ilustrasi - Seorang pekerja mengangkut karung beras di Gudang Bulog. (Foto: ANTARA)

KARIMUN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun akhirnya mengambil langkah strategis untuk memperkuat ketahanan pangan daerah.

Melalui kerja sama resmi dengan Perum Bulog, Pemkab menyiapkan lahan khusus sebagai lokasi pembangunan gudang penyimpanan pangan berskala besar.

Bupati Karimun, Iskandarsyah, menegaskan bahwa Nota Kesepahaman (MoU) dengan Bulog telah ditandatangani.

Baca Juga: 50 Kendaraan Dinas Karimun Dilelang Murah, Ada Bus Hingga Alat Berat

Melalui kesepakatan ini, pemerintah daerah berkomitmen menyediakan lahan agar pembangunan gudang penyimpanan sembako dapat segera direalisasikan.

“Kami mensuport, sudah MoU dengan Bulog. Di mana Pemerintah Daerah akan menyiapkan lahan 3 hektare agar Bulog membangun gudangnya di Karimun. Terutama gudang untuk sembako,” ungkap Iskandarsyah, Senin, 8 Desember 2025.

Selanjutnya, ia memastikan bahwa lahan yang disediakan seluas 3 hektare tersebut merupakan aset milik Pemda, meskipun lokasinya berada cukup jauh dari pusat daerah.

“Lokasinya di lahan Pemda, lokasinya agak di ujung sekitar 3 hektare,” tambahnya.

Selain itu, pembangunan gudang berukuran besar ini tidak hanya difokuskan pada penyimpanan beras dan sembako, tetapi juga diarahkan untuk menampung hasil pertanian lokal.

Dengan demikian, gudang nanti akan menjadi pusat logistik yang mendukung kebutuhan konsumsi sekaligus kebutuhan petani.

Baca Juga: Bukan Cuma Ijazah, PII Karimun Wajibkan Mahasiswa Teknik Kejar Sertifikasi Insinyur Demi Karier

Bupati Iskandarsyah juga menegaskan bahwa fasilitas tersebut akan memungkinkan Bulog membeli dan menampung hasil panen jagung dari petani Karimun.

Langkah ini dinilai mampu memberikan kepastian pasar bagi petani, sekaligus memastikan ketersediaan stok pangan masyarakat.

“Termasuk gudang itu nanti bisa membeli hasil panen jagung makanya agak besar, paling tidak dengan adanya gudang ini memastikan untuk beras khususnya kita sudah tersedia,” jelasnya.

Dengan hadirnya gudang Bulog baru ini, Pemkab Karimun optimistis mampu memperkuat cadangan pangan, mengendalikan fluktuasi harga, dan memperpendek rantai pasok.

Selain itu, sinergi antara Pemda dan Bulog juga diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani serta menjaga stabilitas pangan di seluruh wilayah Karimun.

Ikuti Berita Ulasan.co di Google News