Kesehatan

Antusias Lansia Ikut Vaksin di Kejati Kepri, Ikhtiar Terhindar COVID-19

Tanjungpinang – Ratusan kakek-nenek antusias mengikuti vaksinasi lansia dan pra lansia di halaman kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Kepulauan Riau (Kepri), Jalan Sei Timun Nomor 1, Senggarang, Tanjungpinang, Kamis (05/08).

Para peserta mau ikut kegiatan vaksinasi merdeka demi ikhtiar terhindar dari risiko COVID-19. Vaksinasi di Kejati Kepri dengan vaksin Sinovac dan akan berlangsung sampai Minggu (08/08).

“Mudah-mudahan sehat, tadi disuntik tidak ada rasa,” kata Neneng (65) warga Jalan Ganet, Tanjungpinang.

Ia mengaku datang dengan keinginan sendiri. “Takut kena Covid-19. Sebelum disuntik, saya tanya dulu sama dokternya apa bisa atau tidak,” ujarnya.

Ernawati (53) warga Batu 8 Atas menyampaikan, setelah divaksin dapat terhindar dari COVID-19.

“Alhamdulillah, semoga sehat-sehat dan COVID-19 berlalu,” ujarnya.

Warga lainnya, Lasmi (59) sengaja ikut mendampingi ibunya Ropiah (86) untuk divaksin.

“Saya sudah lama selesai divaksin.Aman dan tak ada masalah. InsyaAllah, aman dan sehat-sehat nantinya,” ujarnya.

Kepala Kejati Kepri Hari Setiyono mengatakan, kegiatan vaksinasi ini merupakan perintah Kejaksaan Agung kepada jajarannya untuk mendukung penuh kegiatan penanganan COVID-19.

“Kami berterima kasih kepada Pemerintah Kepulauan Riau, khususnya Gubernur Ansar Ahmad beserta FKPD yang telah hadir dan mendukung penuh kegiatan ini,” kata Hari Setiyono saat melakukan peninjaun pelaksaan vaksin.

Hari berharap melalui kegiatan vaksin ini seluruh masyarakat Kepri sehat dan bebas dari COVID-19. Karena menurutnya, Kepri merupakan provinsi terdepan yang bertetangga langsung dengan negara luar seprti Singapur dan Malaysia.

“Barang kali negara tentangga kita ini tingkat pelaksaan vaksinnya lebih baik, tapi kita tak boleh kalah, kita harus lebih baik lagi setidaknya bisa mengimbangi,” sebutnya.

Hari menerangkan, dalam empat hari pihaknya menargetkan 3.000 lansia dan pra lansia yang menjalani vaksin COVID-19 di Kejati Kepri. Bahkan, kata dia bagi yang sudah menjalani vaksin akan diberikan paket sembako.

“Nanti kita kaitkan dengan data kependudukan, tapi target sementara 3.000 lebih dalam kurung waktu empat hari. Kita upayakan semua masyarakat dapat divaksin,” kata Hari. (*)

Pewarta : Adi
Redaktur : Muhammad Bunga Ashab

Related Articles

Back to top button