Batik Air Tujuan Tanjungpinang Mendarat di Pekanbaru, Akibat Cuaca Buruk

Bandara RHF Tanjungpinang, Kepri. (Foto: Andri Dwi Sasmito)
Bandara RHF Tanjungpinang, Kepri. (Foto: Andri Dwi Sasmito)

TANJUNGPINANG – Cuaca buruk, hujan deras disertai angin kencang melanda Kota Tanjungpinang, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Kamis 11 September 2025.

Kondisi cuaca tersebut, membuat Pesawat Batik Air tipe Airbus 320 mengalihkan pendaratan yang semula menuju Bandara Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang, menjadi ke Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) II Pekanbaru.

Baca Juga: Ekonom Bongkar Plus Minus Jika Gurindam 12 Dikelola Pihak Ketiga, UMKM Terancam?

Peristiwa ini dibenarkan oleh Section Head Of Airport Security and Service Angkasa Pura II, Rudy Sudrajat, saat dikonfirmasi jurnalis.

Menurut Rudy, keterlambatan penerbangan terjadi akibat cuaca ekstrem yang melanda Tanjungpinang. Hujan deras disertai angin kencang membuat pesawat tidak mendapat izin untuk mendarat di Bandara RHF.

Kondisi itu akhirnya memaksa pesawat yang mengangkut 143 penumpang dialihkan ke Pekanbaru.

“Seharusnya tiba di bandara Tanjungpinang pukul 11.45 WIB dari Jakarta. Karena cuaca ekstrim, pesawat dialihkan ke Pekanbaru,” kata dia.

Setelah cuaca berangsur membaik, pesawat Batik Air kembali mengudara dari Pekanbaru menuju Tanjungpinang. Penerbangan itu berhasil mendarat di Bandara RHF sekitar pukul 12.40 WIB.

Tidak lama kemudian, pesawat Batik Air kembali lepas landas dari Bandara RHF menuju Jakarta sekitar pukul 14.15 WIB.

“Batik Air tujuannya ke Jakarta. Dan, saya belum cek berapa penumpang yang berangkat ke Jakarta,” sebut Rudy mengakhiri wawancara.*

Ikuti Berita Ulasan.co di Google News