Bea Cukai Batam Sebut Dua Kru Boat Pancung Selamat ke Daratan

  • Bagikan
Bea Cukai Batam Sebut Dua Kru Boat Pancung Selamat ke Daratan
Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam, M Rizki Baidillah (Foto:Istimewa/Humas BC Batam)

Batam – Dua orang kru kapal pancung yang melompat ke laut, saat dikejar tim patroli Bea dan Cukai di sekitar perairan Pulau Abang, Batam, Kepulauan Riau, Rabu (24/11) di perkirakan selamat hingga ke darat.

Kepala Bidang Bimbingan Kepatuhan dan Layanan Informasi Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam (Kabid BKLI KPU BC) Tipe B Batam, M Rizki Baidillah saat di konfirmasi membenarkan, apa yang dilakukan oleh pihaknya di sekitar perairan Pulau Abang, kota Batam.

“Ada penindakan yang kita lakukan, terhadap pompong tanpa nama dengan muatan rokok tanpa pita cukai,” ujarnya Kamis (25/11)

Rizki membenarkan, saat penindakan terdapat dua orang ABK boat pancung yang melarikan diri dengan melompat ke laut.

Ia melanjutkan, bahwa informasi tim penindakan diketahui kedua orang tersebut selamat hingga ke darat.

Baca juga: Loncat ke Laut saat Dikejar Bea Cukai di Pulau Abang, Dua Kru Kapal Pancung Dicari Tim SAR

“Info yang kita dapat dua ABK yang terjun tersebut selamat sampai ke darat,” ujarnya.

Dalam penindakan yang dilakukan oleh Bea Cukai Batam itu, kata Rizki kapal pancung tampa nama itu diketahui akan membawa rokok tanpa pita cukai tersebut ke Guntung, Riau.

“Kapal dan barang bukti telah kita amankan,” kata Rizki.

Rizki menyebutkan, bahwa untuk jumlah barang bukti masih dalam penghitungan.

Sementara yang terhitung oleh pihaknya sebanyak 35 karton.

“Untuk kedua ABK tersebut tetap kita lakukan pengejaran,” ujarnya.

Sebelumnya, Dua orang kru kapal pancung hilang setelah melompat ke laut saat dikejar tim patroli Bea Cukai di sekitar perairan Pulau Abang, Batam, Kepulauan Riau, Rabu (24/11) sekira pukul 20.00 WIB.

Indentias kru kapal yang hilang itu belum diketahui.

Saat ini Tim SAR Gabung masih mencari keberadaan kedua kru kapal tersebut.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Tanjungpinang, Slamet Riyadi membenarkan, bahwa telah menerima informasi melalui Pos Pencarian dan Pertolongan Batam terkait Operasi SAR Kecelakaan Kapal dua orang kru boat pancung di Perairan Pulau Abang, Batam pada Koordinat 01° 37,093′ U – 104°13,062′ T.

“Tim patroli Bea dan Cukai Batam melakukan pengejaran boat pancung yang diduga membawa barang kena cukai (BKC), dengan tidak dilengkapi pita cukai dari Perairan Jembatan 6 Barelang,” kata Riyadi di Tanjungpinang, Kamis (25/11).

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

16 + three =

63 + = 66