Beli Gas Pakai KTP, Pemkab Karimun Tegaskan Bukan Untuk Kepentingan Politik

Pangkalan Gas Elpiji
Pekerja memasukan gas elpiji tiga kilogram ke sebuah pangkalan. (Foto: Elhadif Putra)

KARIMUN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun, Provinsi Kepulauan Riau, menegaskan pembelian gas elpiji bersubsidi 3 kilogram (kg) menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP) di daerahnya bukan untuk kepentingan politik.

Hanya saja penerapan itu berdasarkan Keputusan Menteri ESDM No 37.K/MG.01/MEM.M/2023 tentang Petunjuk Teknis Pendistribusian Isi Ulang Liquefied Petroleum Gas Tertentu Tepat Sasaran.

Kepala Bidang ESDM Dinas Perdagangan, Koperasi, UMKM dan ESDM Karimun, Vandores Purba menjelaskan, penerapan pembelian gas elpiji tiga kilogram menunjukan KTP dari Kementrian akan berlaku per tanggal 1 Januari 2024.

Sementara, pembelian menggunakan KTP yang telah diberlakukan saat ini untuk proses registrasi atau pendaftaran. Hal ini bertujuan agar data masyarakat terdaftar ke dalam sistem atau aplikasi milik Pertamina untuk pembelian gas bersubsidi di tahun 2024.

“Kita sudah duluan sosialisasi. Sekarang ini registrasi dulu. Jangan sampai nanti bulan Januari masyarakat kita tidak bisa beli gas,” kata Vandores, Senin 27 November 20203.

Vandores menegaskan jika pembelian gas tiga kilogram menggunakan KTP saat ini bukanlah untuk kepentingan politik.

“Ini sama sekali bukan kepentingan politik. Banyak yang curiga kok beli gas pakai KTP. Ini tujuannya agar gas bersubsidi tepat sasaran. Di beberapa pangkalan kini sudah mulai menggunakan aplikasi dari Pertamina,” terang dia.

Dijelaskan Vandores, penganggaran dan penyaluran gas bersubsidi dari Pemerintah Pusat nantinya akan berdasarkan data yang ada.

Oleh karena itu, ia mengimbau agar masyarakat tidak menolak memberikan data kepada pangkalan gas elpiji.

“Gunanya pendataan untuk pembatasan. Contohnya (terdata) kalau dalam sebulan pembelian tiga tabung maka tidak boleh lebih. Jika lebih maka sistem akan menolak,” ujarnya.

“Jadi kita imbau masyarakat tidak menolak menunjukkan KTP. Saya tegaskan lagi, ini bukan untuk kepentingan politik, tapi untuk kepentingan masyarakat kita,” ucap Vandores.

Baca juga: Pemkab Karimun Wacanakan Beli Gas Elpiji  3 Kg Pakai Aplikasi

Ikuti Berita Ulasan.co di Google News