TANJUNGPINANG – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem di wilayah Kepulauan Riau (Kepri), Senin 9 Juni 2025.
Hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai kilat/petir dan angin kencang diperkirakan melanda beberapa daerah sejak pagi hingga siang hari.
Menurut prakiraan cuaca dari Stasiun Meteorologi Raja Haji Fisabilillah (RHF) Tanjungpinang, kondisi cuaca di Kota Tanjungpinang dan Kabupaten Bintan hari ini secara umum berawan dan berpotensi hujan ringan pada pagi dan siang, sementara malam dan dini hari cerah berawan.
Suhu udara diperkirakan berada di kisaran 25–32°C, dengan kelembapan udara tinggi mencapai 96%. Angin bertiup dari arah Selatan hingga Barat Daya dengan kecepatan 5–25 km/jam.
BMKG mencatat sejumlah wilayah berpotensi mengalami hujan lebat dan angin kencang mulai pukul 10.35 WIB:
- Kabupaten Bintan: Gunung Kijang, Teluk Bintan, Telok Sebong, Toapaya
- Kabupaten Lingga: Singkep Barat, Selayar
- Kota Batam: Galang
- Kota Tanjungpinang: Tanjungpinang Kota, Bukit Bestari
Potensi perluasan ke:
- Kabupaten Bintan: Bintan Timur, Mantang, Bintan Pesisir, Seri Kuala Lobam
- Kabupaten Karimun: Moro
- Kabupaten Lingga: Singkep, Lingga, Senayang, Lingga Utara, Singkep Pesisir, Lingga Timur, Singkep Selatan, Kepulauan Posek
- Kota Tanjungpinang: Tanjungpinang Barat, Tanjungpinang Timur
- Kondisi ini diperkirakan berlangsung hingga pukul 12.35 WIB.
Sementara kondisi gelombang laut di sejumlah perairan Kepri juga perlu diwaspadai, terutama di perairan Tanjungpinang, Bintan, Anambas, dan Natuna dengan ketinggian gelombang mencapai 1,25 meter.
Sementara itu, hasil pantauan hotspot atau titik panas dari BMKG dan LAPAN per pukul 06.00 WIB menunjukkan tidak ada titik panas di wilayah Tanjungpinang dan Bintan.
Baca juga: Kerap Dilanda Cuaca Ekstrem, Satpolairud Karimun Intens Cek Kondisi Alat Keselamatan Berlayar
Masyarakat diminta tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya cuaca buruk yang bisa mengganggu aktivitas harian dan keselamatan di laut. Terutama bagi nelayan, pengguna transportasi laut, dan warga yang tinggal di daerah rawan banjir.
Untuk update informasi cuaca terbaru, masyarakat dapat mengakses situs resmi BMKG di bmkg.go.id. (*)
Ikuti Berita Ulasan.co di Google News

















