BATAM – Stasiun Meteorologi Kelas I BMKG Hang Nadim Batam, memprakirakan kondisi cuaca di wilayah Kepulauan Riau (Kepri) dalam 3-7 hari ke depan cenderung berawan hingga hujan ringan.
Namun, peluang hujan sedang hingga lebat berskala lokal tetap ada di sebagian wilayah. Sementara itu wilayah perairan Anambas dan Natuna, diprakirakan berpotensi mengalami gelombang tinggi.
Forecaster BMKG Hang Nadim, Fitri Annisa menyampaikan bahwa masyarakat perlu mewaspadai hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir serta angin kencang, terutama pada siang hari.
Meski demikian, kata Fitri, potensi banjir diperkirakan kecil dan hanya genangan air yang mungkin terjadi di sejumlah titik.
“Kategori hujan diprakirakan secara umum ringan, kurang dari 20 mm per hari. Hujan disebabkan pola belokan angin dan kelembaban udara lapisan atas yang relatif tinggi,” ujar Fitri Annisa.
Kemudian, lanjut dia, kecepatan angin diperkirakan berkisar antara 5 hingga 25 km/jam, dengan arah dominan dari barat ke utara. Untuk suhu udara, BMKG memprediksi berada pada kisaran 24 hingga 31 derajat Celsius.
Sementara itu, gelombang laut di perairan Batam, Bintan, Lingga, dan Karimun terpantau rendah, yaitu kurang dari 1,25 meter.
Namun, di wilayah Natuna dan Anambas, gelombang maksimum dapat mencapai 1,5 hingga 2 meter, sehingga perlu diwaspadai.
Fitri menambahkan, hampir di seluruh wilayah Kepri memiliki peluang terjadinya hujan dalam beberapa hari ke depan. Dengan kondisi ini, BMKG mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap potensi hujan deras, terutama di wilayah Anambas-Natuna yang juga berpotensi mengalami gelombang tinggi.
“Waspadai hujan sedang hingga lebat dengan petir dan angin kencang terutama pada siang hari, serta gelombang laut yang dapat mencapai 2 meter di perairan Anambas dan Natuna,” tutup Fitri.
















