BMKG Peringatkan 6 Wilayah Sumatra Siaga Cuaca Ekstrem Akibat Siklon Tropis Senyar

Ilustrasi - Cuaca Ekstrem. (Foto: dok/canva)
Ilustrasi - Cuaca Ekstrem. (Foto: dok/canva)

JAKARTA – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) kembali mengeluarkan peringatan serius karena cuaca ekstrem di kawasan Sumatera terus menguat.

Selain itu, perkembangan Bibit Siklon Tropis 95B di Selat Malaka telah berubah menjadi Siklon Tropis Senyar pada Rabu (26/11/2025) pukul 07.00 WIB sehingga meningkatkan potensi hujan ekstrem dan angin kencang di sejumlah wilayah.

Berdasarkan pemantauan terbaru, sistem siklon tersebut bergerak menuju daratan Aceh dengan kecepatan sekitar 10 kilometer per jam. Karena itu, BMKG menilai sistem ini mampu memicu hujan sangat lebat hingga ekstrem serta angin kencang di wilayah sekitar Sumatera bagian utara.

Baca Juga: BMKG Batam Imbau Warga Pesisir Waspada Banjir ROB 4-13 Desember 2025

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menjelaskan bahwa suplai uap air dari perairan hangat Selat Malaka memicu pertumbuhan awan konvektif secara intens di wilayah utara Sumatera.

Saat ini, pusat Siklon Tropis Senyar berada pada posisi 5.0° LU dan 98.0° BT dengan tekanan minimum 998 hPa serta kecepatan angin maksimum 43 knot atau sekitar 80 km/jam.

“Dalam 24 jam ke depan, Siklon Tropis Senyar bergerak ke arah barat hingga barat daya dan masih berada di wilayah daratan Aceh dengan kecepatan sekitar 4 knot. Dalam 48 jam ke depan, intensitasnya diperkirakan menurun menjadi depresi tropis,” beber Faisal, dilansir dari laman detikhealth.

BMKG menegaskan bahwa potensi cuaca ekstrem tetap harus diantisipasi secara serius. Oleh sebab itu, bencana hidrometeorologi seperti banjir, banjir pesisir, tanah longsor, hingga pohon tumbang berpotensi terjadi di wilayah:

  • Aceh
  • Sumatera Utara
  • Riau
  • Kepulauan Riau
  • Sumatera Barat
  • Wilayah sekitar Selat Malaka

Deputi Bidang Meteorologi BMKG, Guswanto, kemudian menjelaskan bahwa dampak siklon meliputi hujan sangat lebat hingga ekstrem di Aceh dan Sumut, serta hujan sedang hingga lebat di sebagian Sumbar dan Riau. Selain itu, BMKG memperkirakan angin kencang melanda wilayah Aceh, Sumut, Sumbar, Kepulauan Riau, dan Riau.

Baca Juga: BMKG Warning! Siklon Tropis Bergerak ke Laut Natuna Utara, Gelombang Capai 4 Meter

Untuk sektor maritim, BMKG memaparkan potensi gelombang sebagai berikut:

  • Kategori sedang (1,25–2,5 m): Selat Malaka bagian tengah, Perairan Sumatera Utara, Perairan Rokan Hilir.
  • Kategori tinggi (2,5–4,0 m): Selat Malaka bagian utara, Perairan Aceh, hingga Samudra Hindia barat Aceh–Nias.

Sementara itu, Direktur Meteorologi Publik BMKG, Andri Ramdhani, menyebut fenomena siklon tropis di sekitar Selat Malaka sebagai kejadian yang jarang terjadi mengingat posisi Indonesia yang dekat garis ekuator.

“Dalam lima tahun terakhir cukup banyak siklon tropis yang bergerak mendekati wilayah Indonesia dan memberikan dampak signifikan. Fenomena seperti Siklon Tropis Senyar tidak umum, apalagi jika melintasi daratan,” kata Andri.

BMKG juga meminta pemerintah daerah, masyarakat, serta pelaku sektor kelautan dan transportasi untuk siaga menghadapi potensi gelombang tinggi dan angin kencang agar risiko gangguan bisa diminimalkan.

Faisal menegaskan bahwa informasi ini bukan untuk menimbulkan ketakutan, tetapi untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat.

“Dengan prinsip awas, siaga, selamat, diharapkan peringatan dini BMKG dapat dimitigasi dengan baik demi meminimalkan kerusakan dan korban jiwa. Early warning harus diikuti early action menuju zero victim,” ujarnya.

Ikuti Berita Ulasan.co di Google News