TANJUNGPINANG – Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Tanjungpinang memperingatkan masyarakat Kepri bahwa Siklon Tropis Senyar yang sebelumnya memicu cuaca ekstrem di Sumatera kini berada di perairan timur Malaysia.
Peringatan ini menjadi perhatian serius karena siklon tersebut diprediksi bergerak menuju Laut Natuna Utara dalam waktu dekat.
Prakirawan BMKG, Muhammad Fadris, menjelaskan bahwa posisi siklon yang terus bergeser dapat memengaruhi perubahan angin di wilayah Kepri.
Baca Juga: Update Banjir Sumatra: 174 Warga Tewas, Evakuasi Lumpuh dan Banyak Wilayah Masih Terisolasi
“Hal ini sangat bergantung dari posisi dan arah pergerakan siklon tropisnya,” ungkapnya saat dihubungi.
Selanjutnya, Fadris menyebut bahwa dampak awal yang dirasakan di Tanjungpinang adalah perubahan arah dan kecepatan angin. Ia menegaskan bahwa kondisi cuaca berpotensi tetap berawan dalam beberapa hari ke depan, disertai hujan ringan hingga sedang.
“Perkiraan kami hingga 1 Desember masih didominasi hujan ringan hingga sedang di Pulau Bintan,” ucapnya.
Kemudian, BMKG juga memaparkan kondisi gelombang laut yang perlu diwaspadai. Untuk wilayah Bintan, Batam, Karimun, Lingga, dan Tambelan, gelombang diperkirakan berada pada kategori rendah hingga sedang dengan ketinggian 0,5–2,5 meter.
Baca Juga: Gubernur Kepri Minta Bupati dan Wali Kota Diminta Siaga Hadapi Banjir Serta Longsor
Sementara itu, wilayah Anambas dan Natuna berpotensi mengalami gelombang sedang hingga tinggi yang dapat mencapai 1,25 hingga 4 meter.
“Ketinggian gelombang berkisar antara 0,5–2,5 meter. Sedangkan untuk Anambas dan Natuna diperkirakan sedang hingga tinggi dengan kisaran 1,25 meter hingga 4 meter,” pungkasnya.
Ikuti Berita Ulasan.co di Google News


















