BATAM – Langkah strategis kembali diambil oleh Badan Pengusahaan (BP) Batam. Kali ini, BP Batam menjalin kolaborasi penting dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) dalam rangka memperkuat tata kelola layanan perizinan.
Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) tersebut berlangsung di Radisson Hotel, Jumat (31/10/2025) lalu.
Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, menegaskan bahwa kerja sama ini menjadi bagian dari transformasi besar Batam menuju kawasan investasi yang modern dan berkelanjutan.
Baca Juga: BP Batam Pecut Mesin Ekonomi Nasional, Investasi Tembus Rp54,7 Triliun
“Kami berharap IPB dapat membantu BP Batam dalam memaksimalkan tata kelola perizinan. Kami ingin ada rencana aksi yang sejalan dengan spirit pembangunan berkelanjutan,” ujar Amsakar dalam keterangan tertulisnya, Minggu 2 November 2025.
Ia menambahkan, BP Batam terus berupaya mengoptimalkan potensi investasi yang terus tumbuh pesat. Menurutnya, peningkatan mutu layanan perizinan menjadi prioritas utama agar para investor mendapatkan kenyamanan sekaligus kepastian hukum.
“Bahwa saat ini ada perkembangan yang sangat dahsyat di Batam. Kemajuan ini tentu membutuhkan dukungan yang luar biasa dari banyak pihak, termasuk adanya peningkatan mutu pelayanan,” tambahnya melanjutkan.
Kerja sama BP Batam dengan IPB ini tidak hanya sebatas formalitas, tetapi juga diarahkan untuk menciptakan sistem perizinan yang lebih efektif, efisien, dan transparan. Upaya ini sejalan dengan visi BP Batam dalam membangun Batam—kota dengan penduduk sekitar 1,3 juta jiwa—menjadi kawasan strategis dengan iklim investasi yang inklusif.
Baca Juga: Ribuan Warga Padati Dataran Engku Putri, Senam Sehat Batam 2025 Penuh Hadiah
Sementara itu, Rektor IPB, Arif Satria, menyampaikan rasa bangganya dapat turut berperan dalam pembangunan Batam. Menurutnya, kolaborasi ini menjadi bukti nyata sinergi antara akademisi dan pemerintah dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
“Kami bangga dapat berkontribusi dalam pembangunan Batam. Industrialisasi yang masif telah menjadikan Batam kawasan strategis dengan daya saing tinggi,” jelas Arif.
Melalui kemitraan ini, BP Batam dan IPB berkomitmen mendorong inovasi kebijakan publik, penguatan sumber daya manusia, serta penerapan ilmu pengetahuan dan teknologi. Dengan langkah ini, keduanya bertekad memperkokoh posisi Batam sebagai pusat investasi unggulan di kawasan barat Indonesia.*
Ikuti Berita Ulasan.co di Google News
















