BP Batam Mulai Bangun Flyover Sei Ladi Senilai Rp132 Miliar

Flyover Sei Ladi
Kepala BP Batam, Muhammad Rudi menuagkan air kembang ke alat berat secara simbolis sebagai tandai dimulainya proyek pembangunan Flyover Sei Ladi. (Foto: Irvan Fanani)

BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam sudah memulai pembangunan Flyover Sei Ladi, Kecamatan Lubuk Baja, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau.

Hal ini ditandai dengan pengeboran untuk pondasi (bore file) pertama proyek tersebut yang diawali dengan pemecahan kendi secara simbolis oleh Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, Seni  4 Maret 2024.

“Hari ini kita semua hadir di sini dalam rangka pengeboran untuk pondasi bore file flyover Sei Ladi. Mudah-mudahan 10 bulan ke depan kita berharap sudah ada jembatan baru yang bisa dilalui oleh warga Batam, terutama dari arah Sekupang ke Batam Center,” ujar Rudi.

Ia mengungkapkan, bahwa pembangunan flyover tersebut menelan dana Rp 132.074.141.869,28 untuk tahun anggaran 2023-2024 yang berasal dari Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) BP Batam.

Selain itu, pembangunan proyek fly over Sei Ladi ini juga merupakan salah satu upaya BP Batam untuk menghilangkan kemacetan di kawasan Sei Ladi atau tepatnya di Jalan Gajah Mada.

“Kawasan industri di Kota Batam sudah tersebar dimana-mana, ada di Sagulung, Muka Kuning dan Nongsa. Infrastruktur jalan menjadi akses utama, agar memangkas biaya logistik terhadap barang yang di ekspor dari Batam melalui pintu keluar seperti pelabuhan Batu Ampar dan Bandara Hang Nadim,” kata Rudi.

Rudi menambahkan, pihaknya terus berkomitmen untuk menyiapkan seluruh infrastruktur untuk kelancaran mobilitas bagi masyarakat dan wisatawan.

“Ini adalah fly over kedua di Kota Batam. Kami juga tetap berupaya bagaimana agar investasi bisa masuk sebanyak mungkin di Kota Batam. Maka seluruh yang menjadi kebutuhan investasi akan kami siapkan, salah satunya adalah fly over Sei Ladi ini,” ucapnya.

Sementara itu, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Proyek Pembangunan Flyover Sei Ladi, Boy Zasmita mengatakan, bahwa pembangunan proyek ini dijadwalkan selesai pada 31 Desember 2024.

“Untuk pengerjaan proyek ini 365 hari, sudah kita mulai dari awal tahun dan dijadwalkan selesai pada akhir tahun ini. Titik awal pemgerjaan dimulai dari depan perumahan San Dona dan titik akhirnya di depan Rumah Duka Marga Lim,” bebernya.

Baca juga: BP Batam Optimistis Ekonomi Tumbuh Signifikan di Tahun 2024

Ia memerinci, panjang jembatan fly over Sei Ladi sekitar 120 meter dengan pendekat jembatan di kedua ujungnya masing-masing sekitar 60 meter. Adapun lebar flyover ini memiliki lebar 10,5 meter dengan 3 lajur.

“Jadi flyover ini khusus untuk jalur kendaraan dari arah Sekupang menuju ke arah Batam Center,” ucap Boy.

“Sementara itu, peralihan jalan untuk paket pekerjaan proyek ini juga sudah kita siapkan. Seperti jalur dari arah Nagoya-Batam Centre sudah kita siapkan jalannya, begitu juga dengan jalur dari Sekupang- Batam Center. Ke depan, seperti yang disampaikan Kepala BP  Batam tadi, jalur dari Batam Center ke Sekupang itu akan kita pakai untuk jalur dua arah dari flyover Laluan Madani,” sambungnya. (*)

Ikuti Berita Ulasan.co di Google News