BP Batam Resmi Luncurkan Platform ‘Mantab’ untuk Jembatani Pencari Kerja dan Industri

Launching platform Mantab oleh BP Batam (Foto: Randi rizky K)

BATAM – Badan Pengusahaan (BP) Batam resmi meluncurkan website dan aplikasi Mantab (Manajemen Talenta Batam) pada Senin, 8 Desember 2025. Platform ini dirancang sebagai terobosan baru untuk menjembatani pencari kerja dengan dunia industri, sekaligus menjawab tantangan ketenagakerjaan di tengah pertumbuhan ekonomi dan investasi yang terus meningkat.

Anggota/Deputi Bidang Investasi dan Pengusahaan BP Batam, Fary Djemy Francis menyampaikan bahwa pertumbuhan ekonomi Batam mencapai 6,8 persen, melampaui capaian tahun 2024.

Sementara nilai investasi pada triwulan III tercatat mencapai Rp54 triliun atau tumbuh 9,1 persen. Namun capaian tersebut dihadapkan pada paradoks tingkat pengangguran terbuka Batam yang masih berada di angka 7,68 persen, lebih tinggi dari rata-rata nasional di kisaran 4,02 persen.

“Karena itu kita harus membuat terobosan. Tidak hanya pelatihan atau sertifikasi, tetapi harus ada platform yang menjembatani pencari kerja dengan industri-industri yang ada di Batam,” ujarnya menyampaikan.

*Akses Mudah bagi Pencari Kerja dan Integrasi dengan Industri*

Platform Mantab disebut memberikan kemudahan bagi pencari kerja untuk mengakses informasi lowongan dari industri secara langsung. Perusahaan-perusahaan dapat memasukkan kebutuhan tenaga kerja melalui sistem yang sudah disediakan.

Hingga hari peluncuran, sebanyak 1.900 perusahaan telah terdaftar di platform tersebut. Dari jumlah itu, sekitar 20 perusahaan langsung membuka lowongan pada hari pertama launching.

Platform ini juga akan disiapkan untuk memantau komposisi tenaga kerja lokal dan luar Batam.

“Dari aplikasi ini kita bisa memantau berapa banyak yang direkrut dari lokal dan dari luar. Semua berbasis data,” jelasnya menambahkan.

BP Batam menegaskan bahwa pengembangan Mantab juga akan melibatkan perguruan tinggi, kawasan industri, serta kementerian terkait untuk pemenuhan sertifikasi, baik nasional maupun internasional.

“Banyak tenaga kerja kita yang jumlahnya banyak, tapi tidak memenuhi sertifikasi. Maka dari itu platform ini membantu menjembatani kebutuhan tersebut,” tambahnya.

Menurutnya, setiap tahun terdapat 15-20 ribu pendatang baru yang masuk pasar kerja Batam. Sementara gap antara pencari kerja dan kebutuhan tenaga kerja industri masih berada pada kisaran 50-55 ribu orang. Kondisi ini menjadi dasar kebutuhan akan sistem talent management yang lebih terintegrasi.

*Dukung UMKM dan Wirausaha Muda*

Selain fokus pada penyerapan tenaga kerja, platform Mantab juga diarahkan untuk mendorong pertumbuhan kreasi anak muda dan UMKM.

“Sehingga mereka tidak hanya mencari kerja, tetapi bisa menjadi pencipta kerja. Ini bagian dari upaya mendukung program Presiden Prabowo dalam menyerap tenaga kerja,” katanya.

BP Batam memastikan Mantab hadir dalam dua versi, yakni website dan aplikasi. Aplikasi tersebut juga akan tersedia di Playstore.

Terkait kekhawatiran mengenai keberlangsungan aplikasi pemerintah yang sering kali tidak berumur panjang, BP Batam menegaskan bakal melakukan pemantauan dan perbaikan sistem secara berkelanjutan.

“Kita harus terus monitor, melihat apa yang kurang dan memperbaikinya. Dashboard-nya juga akan kita kembangkan,” ungkapnya menegaskan.

Pada kesempatan yang sama, HR Manager PT Polex Indonesia, Rima, menyampaikan dukungan penuh terhadap program Mantab.

“Kami sangat mendukung program ini. PT Polex Indonesia sedang berkembang dan membutuhkan talenta-talenta muda dari Batam. Mantab sangat membantu kami sebagai HR untuk menyaring dan mendapatkan talenta yang luar biasa,” ujarnya.

Rima menyebut perusahaan saat ini membutuhkan 40-70 posisi pekerja profesional. Untuk batasan usia, ia menegaskan tidak ada pembatasan, baik untuk staf maupun operator, selama calon pekerja masih memiliki energi dan kompetensi yang dibutuhkan.