BATAM – Deputi Bidang Pengelolaan Bandara, Pelabuhan dan Lalu Lintas Barang, Ruslan Aspan, menegaskan perlunya evaluasi menyeluruh dan penyederhanaan proses pelayanan untuk meningkatkan kinerja serta sinergi antar-unit di lingkungan kedeputian tersebut.
Sebagai langkah awal memastikan komitmen tersebut, sebagai langkah nyata pihaknya telah melaksanakan kegiatan retret jajaran pejabat struktural yang digelar di Mako Brimob Polda Kepri, 8-10 Desember 2025.
Meski berlangsung dalam format internal, kegiatan ini menjadi ruang diskusi internal terkait tantangan pengelolaan bandara, pelabuhan, terminal penumpang, terminal barang, serta lalu lintas barang yang disebutnya semakin kompleks.
“Penting bagi kita untuk memiliki ruang jeda seperti ini, untuk berdiskusi, menyamakan langkah, dan memperkuat hubungan antar-unit,” ujar Ruslan dalam keterangan tertulisnya Rabu 10 Desember 2025.
Ia menekankan, peningkatan kinerja harus dimulai dari evaluasi terhadap SOP dan proses pelayanan di pelabuhan, bandara, terminal penumpang, terminal barang dan lalu lintas barang.
Selanjutnya, penyederhanaan minimal 30 persen proses administrasi tanpa mengurangi aspek keselamatan dan hukum, penguatan koordinasi lintas unit, serta percepatan penanganan aduan masyarakat.
Menurutnya, komitmen tersebut wajib menghasilkan perubahan konkret, antara lain penurunan waktu tunggu pelayanan, peningkatan kecepatan dan kepastian layanan, serta meningkatnya kepuasan pengguna jasa.
“Batam tidak membutuhkan pemimpin yang hanya pandai bicara. Tapi Batam membutuhkan pemimpin yang berani bertindak,” katanya.
Sebagai penutup, Ruslan berharap retret yang telah digelar menjadi momentum untuk membangun komunikasi yang lebih terbuka dan cara kerja yang lebih solid.
“Mari kita manfaatkan retret tersebut bukan hanya sebagai kegiatan formal, tapi sebagai momen untuk menyegarkan pikiran dan memperkuat rasa kebersamaan,” ujarnya mengakhiri keterangan.


















