Bupati Aneng Ingatkan Warga Anambas Waspada Banjir Rob Berhari-hari

Bupati Kepulauan Anambas Aneng di dampingi Wakil Bupati Kepulauan Anambas Raja Bayu Febri Gunadian. (Foto : Prokopimkka)
Bupati Kepulauan Anambas Aneng di dampingi Wakil Bupati Kepulauan Anambas Raja Bayu Febri Gunadian. (Foto : Prokopimkka)

ANAMBAS – Bupati Kepulauan Anambas, Aneng, kembali mengingatkan seluruh masyarakat agar tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi banjir rob yang semakin sering terjadi.

Banjir rob sendiri merupakan jenis banjir yang muncul karena naiknya permukaan air laut hingga menggenangi wilayah daratan sekitarnya.

Selanjutnya, fenomena banjir rob biasanya terjadi ketika air laut pasang dan mencapai kawasan daratan, terutama di daerah pesisir seperti Kepulauan Anambas.

Selain itu, kondisi ini dipicu oleh beberapa faktor, antara lain fase bulan, penurunan muka tanah, perubahan iklim, serta dorongan angin dan gelombang ke arah pantai.

Baca Juga: Menjelang Natal, Polsek Jemaja Bersihkan Gereja Oikumene Padang Melang Demi Misi Mulia GEBER

Dalam beberapa hari terakhir, sejumlah kawasan permukiman warga di Kepulauan Anambas kembali tergenang banjir rob akibat pasang air laut yang cukup tinggi.

Selain itu, intensitas hujan yang meningkat juga memperburuk situasi. Akibatnya, beberapa wilayah seperti Kelurahan Tarempa, Desa Atap, Kelurahan Tanjung, dan sejumlah titik lain mengalami banjir rob kategori sedang.

Menanggapi kondisi tersebut, Bupati Aneng langsung meminta masyarakat untuk terus waspada. Ia menegaskan bahwa warga pesisir perlu memperhatikan potensi banjir rob yang masih dapat terjadi sewaktu-waktu.

“Masyarakat kita di kepulauan Anambas banyak bermukim di atas laut. Kita perlu meningkatkan kesiapsiagaan mengingat durasi air pasang tinggi bisa berlangsung beberapa hari berturut-turut. Kita semua harus mewaspadai perubahan kondisi cuaca serta dinamika air laut yang bisa berubah cepat,” ucap Aneng 6 Desember 2025.

Selain itu, Bupati Aneng turut mengimbau warga untuk mengurangi aktivitas di sekitar area pesisir yang rawan terpapar banjir rob. Ia juga meminta masyarakat mengambil langkah pencegahan sejak dini serta melakukan mitigasi di titik-titik yang sudah diketahui rawan tergenang.

Baca Juga: Presiden Prabowo Dijadwalkan Resmikan RSUD Tarempa Tipe C, Pemda Anambas Lakukan Persiapan

Kemudian, ia menjelaskan bahwa kondisi banjir rob dipengaruhi oleh luapan air laut akibat pasang maksimum yang terjadi bersamaan dengan fase bulan purnama. Kombinasi faktor tersebut berpotensi meningkatkan ketinggian air laut hingga memasuki rumah-rumah warga yang berada tepat di wilayah pesisir.

Lebih lanjut, Bupati Aneng juga menekankan pentingnya kesiapsiagaan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kepulauan Anambas. Ia meminta BPBD untuk segera menurunkan Tim Reaksi Cepat (TRC) ke lokasi terdampak guna melakukan evakuasi dan memberikan respon cepat apabila terjadi bencana.

Pemerintah Daerah Kepulauan Anambas menegaskan bahwa masyarakat harus terus melakukan upaya pencegahan terhadap banjir rob. Selain itu, BNPB, Basarnas, BMKG, TNI/Polri, hingga elemen masyarakat sipil diharapkan tetap bekerja sama. Apabila terjadi musibah besar akibat banjir rob di wilayah tersebut.

Ikuti Berita Ulasan.co di Google News