Calo Tiket Gentayangan di Pelabuhan ASDP Tanjung Uban, Penumpang Diminta Waspada

Kapal Roro
Kapal Roro saat sandar di Pelabuhan Tanjung Uban, Bintan, Kepri. (Foto: Andri Dwi Sasmito)

BINTAN – Praktik percaloan tiket kapal Roll-on Roll-off (RoRo) masih marak terjadi di Pelabuhan Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (ASDP) Tanjung Uban, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri).

Penanggung Jawab Pelabuhan Tanjung Uban, Sukma Nugraha, membenarkan adanya aktivitas calo tiket yang merugikan penumpang. Ia mengetahui hal ini setelah mendapat laporan dari masyarakat.

“Awalnya, kami menerima informasi saat terjadi lonjakan penumpang Kapal RoRo Bahtera Nusantara 01 yang akan berangkat ke Matak, Kepulauan Anambas, pada Minggu 23 Maret 2025 pukul 22.00 WIB,” jelas Sukma, Senin 24 Maret 2025.

Dari laporan tersebut, petugas berhasil mengidentifikasi seorang pria yang diduga sebagai calo tiket. Pria tersebut bahkan mengakui telah menjual tiket kapal dengan harga Rp200 ribu per penumpang, jauh di atas harga resmi. Namun, saat hendak dikonfrontasi dengan saksi, calo itu langsung melarikan diri dan menghilang.

“Sudah kami temui orangnya, tapi begitu saya ajak bertemu saksi, dia langsung kabur entah ke mana,” ujar Sukma.

Lebih parah lagi, seorang penumpang mengaku telah membeli tiket Kapal RoRo BN 01 melalui platform TikTok seharga Rp500 ribu, padahal harga tiket resmi hanya Rp150 ribu.

“Tiket kapal yang asli bisa dicek melalui barcode. Kalau tidak resmi, saat dipindai, identitas penumpang tidak akan muncul,” tambahnya.

Baca juga: Lonjakan Penumpang Kapal RoRo Mulai Terlihat Rute Antarpulau di Kepri

Menanggapi maraknya percaloan, pihak pelabuhan terus mengingatkan penumpang agar membeli tiket hanya melalui situs resmi trip.ferizy.com. Imbauan ini juga sudah dipasang di spanduk dan diumumkan melalui pengeras suara di area pelabuhan.

“Kami terus mengedukasi penumpang agar tidak tertipu calo. Pastikan beli tiket hanya di platform resmi,” tutup Sukma. (*)

Ikuti Berita Ulasan.co di Google News

Close