Cut and Fill di Nongsa Batam Timbun Kolam Warga, Amsakar: Saya akan ke Sana

Walikota Batam, Amsakar Achmad (Foto: Randi Rizky K)

BATAM – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad akan turun langsung ke Teluk Mata Ikan untuk mengecek kondisi lapangan terkait dampak proyek cut and fill oleh PT Indah Sari yang diduga menyebabkan kerusakan kolam budidaya ikan patin milik warga.

“Saya akan turun ke sana bersama Pak Danlanud (Komandan Lanud Hang Nadim) untuk mengecek langsung ke Teluk Mata Ikan,” ujar Amsakar menjelaskan.

Dalam kunjungan tersebut, Amsakar juga dijadwalkan membuka sebuah kegiatan bertajuk Pancing Arung, sebuah event komunitas yang akan digelar di kawasan pesisir tersebut.

Kunjungan ini menjadi tindak lanjut dari polemik yang terjadi antara petani patin di Kampung Tua Teluk Mata Ikan dengan PT Sri Indah, perusahaan yang diduga sebagai pelaksana proyek reklamasi.

Sebelumnya, para petani menuntut ganti rugi akibat tujuh kolam mereka tertimbun lumpur, dengan estimasi kerugian mencapai setengah miliar rupiah.

Ketua Ranting HNSI Nongsa, Herri Santoni, menyebut, hingga saat ini perusahaan dikabarkan telah menyatakan niat untuk memberikan kompensasi.

Namun belum ada kejelasan mengenai nominal ataupun waktu pelaksanaan pertemuan. pihaknya masih menunggu tindak lanjut dari perusahaan. Di sisi lain, beberapa petani mengaku belum mendapatkan informasi resmi mengenai upaya ganti rugi tersebut.

“Memang kami sudah menyurati perusahaan. Perusahaan juga sepertinya akan memberikan ganti rugi kepada petani ikan patin terdampak. Perwakilan mereka ada menyampaikan ke kami. Tapi kami belum tahu tindak lanjutnya seperti apa, berapa ganti ruginya. Mungkin akan ada pertemuan, tapi kami belum deal kapan waktunya,” ujarnya menerangkan.