LINGGA – Peristiwa kebakaran menghanguskan dapur rumah milik Salmiah (48), warga RT 004/RW 002 Dusun Tebing, Desa Teluk, Kecamatan Lingga Timur, Ahad 21 September 2025 malam. Api yang berkobar hebat itu membuat suasana rumah mendadak mencekam.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 23.15 WIB, saat Salmiah sedang memasak kue untuk dagangan pagi. Malam itu, ia ditemani dua anak dan seorang cucunya di dalam rumah.
Kepala Desa Teluk, Edi Hendra, menjelaskan bahwa Salmiah biasa menggunakan kayu bakar karena minyak kompor sedang habis. Diduga api dari tungku kayu itu kemudian merembet hingga membakar bagian dapur.
“Karena sehari-harinya jualan kue, malam itu dia sedang mengukus kue. Namun dapurnya sempat ditinggal, lalu api muncul dan menjalar,” kata Edi, Senin 22 September 2025.
Beruntung salah satu anak Salmiah menyadari kobaran api lebih awal. Ia langsung meminta pertolongan warga sekitar untuk memadamkan api sebelum merembet ke ruang tengah.
Warga yang datang bergotong royong memadamkan api dengan peralatan seadanya. Sekitar beberapa waktu kemudian, api berhasil dijinakkan sehingga tidak membakar seluruh rumah.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, dapur beserta perabotan dan alat memasak kue milik Salmiah hangus terbakar hingga rata dengan tanah.
“Alhamdulillah warga cepat membantu, sehingga ruang tengah rumah bisa diselamatkan. Yang hangus hanya bagian dapur,” jelasnya.
Kini, puing-puing kayu yang terbakar dan prabotan masak yang tak tersisa menjadi saksi bisu musibah tersebut. Sementara itu, masyarakat berharap bantuan dapat segera disalurkan agar Salmiah bisa kembali menjalankan usaha kecilnya.


















