DDV Tanjungpinang Gandeng Belasan Organisasi Gelar Aksi Kemanusiaan Untuk Aceh, Sumbar dan Sumut

TANJUNGPINANG – Dompet Dhuafa Volunteer (DDV) menggandeng 11 organisasi mahasiswa dan komunitas sosial menggelar aksi kemanusiaan untuk korban bencana di Aceh, Sumbar, Sumatera Utara.

Aksi kemanusiaan bertajuk “Tanjungpinang Peduli Aceh, Sumbar, Sumut” itu dilaksanakan di Lampu Lalu Lintas Batu 6, Lapangan Pamedan, dan Lampu Lalu Lintas Jalan Basuki Rahmat mulai 2-4 Desember 2025 pukul 15.30 WIB hingga selesai.

Baca Juga: Harga Cabai di Tanjungpinang Meledak, Banjir Sumatra Picu Lonjakan Rp120 Ribu per Kilogram

Ketua Pelaksana DDV Tanjungpinang, Andre Hermawan, mengatakan, antusiasme warga cukup tinggi memberi bantuan untuk para korban bencana tersebut. Hal itu terlihat dari hasil penggalangan dana bantuan yang mencapai Rp18.613.900 selama tiga hari.

“Alhamdulillah, respons masyarakat luar biasa. Totalnya terkumpul Rp18,6 juta,” ujar Andre.

Seluruh dana yang terkumpul disalurkan melalui Lembaga Amil Zakat Nasional (Laznas) Dompet Dhuafa Kepulauan Riau agar distribusinya lebih terstruktur dan tepat sasaran. Mekanisme penyaluran dilakukan melalui Dompet Dhuafa Cabang Kepulauan Riau sebelum diteruskan ke wilayah terdampak bencana di Sumatera.

“Penyalurannya melalui Laznas Dompet Dhuafa. Kami hanya menjadi penghubung agar bantuan sampai tepat ke lokasi bencana,” ucap Andre menjelaskan.

Andre juga menegaskan bahwa kegiatan ini mengantongi izin resmi, mulai dari legalitas organisasi, izin sosial dari Dinas Sosial, hingga persetujuan kepolisian, sehingga aksi bisa berjalan aman dan sesuai aturan.

Baca Juga: Presiden Prabowo Dijadwalkan Resmikan RSUD Tarempa Tipe C, Pemda Anambas Lakukan Persiapan

Aksi solidaritas ini melibatkan 11 organisasi, yakni BEM FEBM, HIMA RIAU, HMKN, HMKB, HIMK, HIMA KWU, IMP, KSI, HMKL, HIMSOS, dan MDC. Kolaborasi ini membuat kegiatan semakin semarak dan memperluas jangkauan dukungan dari masyarakat.

Menutup rangkaian aksi tersebut, Andre mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Tanjungpinang sekaligus menyampaikan harapannya.

“Semoga bantuan yang terkumpul menjadi penyambung asa bagi saudara kita di Sumatera yang sedang menghadapi masa sulit,” tutup Andre.

Dengan selesainya penggalangan dana ini, gerakan solidaritas warga Tanjungpinang kembali menunjukkan kekuatannya, bahwa kepedulian kolektif mampu membawa dampak nyata bagi para penyintas bencana.*

Ikuti Berita Ulasan.co di Google News