BINTAN – Dapur rumah warga Desa Mapur, miring akiat dihantam gelombang saat air laut pasang tinggi, disertai angin kencang, Jumat 5 Desember 2025.
Kondisi itu, membuat dapur rumah Indra Gunawan warga RT004/RW001 ini mengalami rusak berat di Kampung Nendiang, Kecamatan Bintan Pesisir, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri).
Hal itu diungkapkan Camat Bintan Pesisir, Assun Ani di Bintan, Sabtu 6 Desember 2025.
Ia bersyukur tidak ada korban jiwa atas insiden ini. Kjaian ini juga sudah dilaporkan ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bintan.
Saat itu juga, dia mengimbau kepada masyarakat untuk selalu berhati-hati. Sebab, informasi dari BMKG akan terjadi banjir rob di wilayah pesisir Bintan dari 4-12 Desember 2025.
“Jangan meletakkan cop kontak listrik di lantai rumah. Warga harus selalu waspada dan berhati-hati,” imbaunya mengakhiri.
Seementara itu Kepala Desa (Kades) Mapur, Abdul Razak menjelaskan, bahwa dapur rumah warganya tidak sampai roboh ke laut. Tetapi hanya mengalami rusak berat.
Kondisi itu, disebabkan air laut pasang tinggi disertai angin kencang yang membuat gelombang tinggi menghantam dapur rumah warganya.
Sehingga dua tiang penyangga dapur patah membuat lantai dapur miring ke laut.
Selain itu, atap dan dinding dapur rumahnya diterpa angin kencang. Atas insiden tersebut, ditafsirkan mengalami kerugian material sekitar Rp3 juta.
“Tafsiran kita sekitar Rp3 juta. Kita sudah melaporkan ke pemerintah kecamatan dan BPBD,” sebut dia mengakhiri.


















