Dishub Kepri Siaga Penuh Jelang Libur Natal dan Tahun Baru Antisipasi Cuaca Ekstrem

Kapal Oceana saat bersandar ketika gelombang dan angin kencang. (Foto: Ardiansyah)
Kapal Oceana saat bersandar ketika gelombang dan angin kencang. (Foto: Ardiansyah)

TANJUNGPINANG – Menjelang libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025-2026, Dinas Perhubungan (Dishub) Kepulauan Riau (Kepri) bergerak cepat mengantisipasi potensi cuaca ekstrem yang bisa mengganggu aktivitas pelayaran.

Kadishub Kepri, Junaidi, menjelaskan bahwa Gubernur Kepri telah menginstruksikan seluruh kepala daerah untuk memperketat koordinasi. Oleh karena itu, Wali Kota dan Bupati diminta memastikan komunikasi intensif dengan BMKG sebelum kapal beroperasi.

“Ini sudah diberikan instruksi oleh gubernur ke Wali Kota dan Bupati, agar berkoordinasi dengan BMKG sebelum berlayar, mengingat cuaca saat ini sedang tidak menentu,” kata Junaidi, Jumat 5 Desember 2025.

Baca Juga: Pengusaha Samarinda Ngaku Rugi Rp 20 Miliar, Pembelian Kapal di Batam Berujung Dugaan Penipuan Mesin Bekas

Selain itu, Junaidi menegaskan bahwa penyedia kapal wajib menunda keberangkatan apabila kondisi laut dan angin tidak memungkinkan. Dengan langkah itu, keselamatan penumpang dapat tetap terjamin.

“Khususnya di wilayah Anambas dan Natuna. Kalau memang cuaca tidak memungkinkan, sebaiknya ditunda untuk berlayar,” ucapnya.

Setelah itu, ia menyampaikan bahwa koordinasi dengan seluruh stakeholder seperti KSOP, operator kapal, dan BMKG harus dilakukan minimal tiga hari sebelum jadwal keberangkatan.

Baca Juga: Sempat Mandek 2 Bulan, Disdik Kepri Bayarkan Gaji PTK Non ASN Pakai Dana BOS dan Baznas

Dengan demikian, setiap keputusan dapat diambil berdasarkan data cuaca terbaru.

“Minimal 3 hari sebelum keberangkatan, jangan sampai kapal dipaksa berangkat kalau cuaca tidak memungkinkan,” ujarnya.

Ikuti Berita Ulasan.co di Google News