Daerah

Ditpolairud Temukan Dua Penumpang Batam-Tembilahan Positif Tes Antigen saat Dirazia

Batam – Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara Polda (Ditpolairud) Polda Kepri mencegat dua kapal penumpang di perairan Batu Ampar, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri), Minggu (08/08) pagi.

Kedua kapal penumpang itu ditangkap saat beberapa menit berlayar dari pelabuhan rakyat di Tanjung Uma, Batam.

Kasubditgakkum Ditpolairud Polda Kepri AKBP Nurochman Nulhakim menyebutkan kedua kapal itu telah dibawa ke Mako Ditpolairud Polda Kepri di Sekupang. Ia menjelaskan, penangkapan dua kapal penumpang Batam tujuan Tembilahan, Riau itu karena operasi rutin patroli PPKM.

“Saat ini sedang pemberlakuan PPKM sehingga kapal keluar masuk Kepri baik melalui pelabuhan resmi dan pelabuhan rakyat kita periksa,” ujarnya.

Nulhakim mengatakan, dalam pemeriksaan itu mengecek kelengkapan dokumen perjalanan penumpang yang hendak ke Tembilahan.

“Karena aturan perjalanan di masa pandemi ini harus ada dokumen kelengkapan perjalanan seperti surat keterangan bebas COVID-19, kartu vaksin dan syarat lainnya,” jelasnya.

Para penumpang yang tiba di Mako Ditpolairud Polda Kepri itu langsung diperiksa oleh tim kesehatan bagi tidak memiliki surat keterangan bebas COVID-19.

“Bagi yang memiliki surat bebas COVID-19, bisa melakukan perjalanan dan yang tidak ada bisa melakukan pemeriksaan di tempat yang disediakan,” katanya.

Dari hasil pengawasan banyak calon penumpang yang memutuskan untuk membatalkan perjalanan menuju Tembilahan.

“Ada dua orang yang kita Rapidtest Antigen dan keduanya reaktif dan sudah kita kordinasi dengan Satgas COVID-19,” ujarnya.

Kedua orang yang reaktif tersebut merupakan warga Bengkong dan Batu Aji. Nanti kedua akan melakukan isolasi mandiri dengan pengawas dari puskesmas setempat.

“Jadi dua kapal yang kita bawa ke mako ini merupakan hasil patroli PPKM,” ujarnya.

Pewarta: Alamudin
Redaktur : Muhammad Bunga Ashab

Related Articles

Back to top button