DPRD Batam Akan Gelar Rapat Koordinasi Bahas Permasalahan UMKM Genta 1 Sore ini

Jalan genta 1 yang ditutup dan Dinilai Matikan UMKM lokal (Foto: Randi Rizky K)
Jalan genta 1 yang ditutup dan Dinilai Matikan UMKM lokal (Foto: Randi Rizky K)

BATAM – Permasalahan terhentinya aktivitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Perumahan Genta 1, Kecamatan Batu Aji, akibat penutupan akses menuju Jalan Letjen Suprapto kembali menjadi perhatian besar.

Kali ini, Komisi II DPRD Kota Batam yang membidangi ekonomi, keuangan, dan industri akhirnya turun tangan untuk membahas persoalan tersebut secara resmi.

Sebagai langkah awal, Komisi II menjadwalkan Rapat Koordinasi pada Rabu, 10 Desember 2025 pukul 14.00 WIB. Rapat penting tersebut akan berlangsung di Ruang Komisi II DPRD Kota Batam. Sekaligus mengulas berbagai aspek lain yang dianggap perlu.

Selanjutnya, sejumlah pihak telah menerima undangan untuk hadir, di antaranya Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kota Batam, Dinas Perhubungan, Dinas Bina Marga, Kasatlantas Polresta Barelang, Camat Batu Aji, Lurah Buliang, serta perwakilan Forum Musyawarah Warga dan pelaku UMKM Genta 1.

Baca Juga: Kasus Kebakaran Kapal di PT ASL yang Tewaskan Belasan Pekerja Belum Ada Tersangka

Surat undangan ini ditandatangani oleh Wakil Ketua Komisi II, Muhammad Syafei, serta Sekretaris Komisi II, Safari Ramadhan, dan diketahui langsung oleh Ketua DPRD Kota Batam, Muhammad Kamaluddin.

Sementara itu, salah satu pelaku UMKM yang terdampak, Agus, mengungkapkan bahwa sekitar 15 orang perwakilan diperkirakan masuk ke ruang rapat. Namun, menurutnya jumlah warga yang hadir untuk memberikan dukungan kemungkinan jauh lebih besar dan berada di sekitar lokasi gedung DPRD.

“Tapi saya belum mengetahui jumlah pastinya,” katanya kepada ulasan.co.

Sebelumnya, perwakilan warga dan pelaku UMKM Genta 1 melaporkan turunnya omzet usaha yang terjadi sejak akses jalan ditutup. Dalam pertemuan pada 1 Desember 2025, Safari Ramadhan bahkan menyarankan warga untuk mengajukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) agar persoalan dapat dibahas secara resmi di Komisi II.

Baca Juga: Romo Paschal Desak Polisi Ungkap TPPO di Balik Kematian Dwi Putri

Pengurus RT yang juga pelaku UMKM, Trimulyono, menilai bahwa RDP menjadi kesempatan untuk membuka alasan penutupan jalan. Serta mencari solusi konkret agar aktivitas UMKM kembali pulih dan roda ekonomi warga tetap berjalan.

Di sisi lain, Safari Ramadhan memastikan Komisi II siap memfasilitasi pembahasan tersebut. Ia menegaskan bahwa seluruh pemangku kepentingan, termasuk dinas terkait dan BP Batam, akan dilibatkan secara penuh.

Menurutnya, persoalan kemacetan maupun ketertiban lalu lintas seharusnya bisa diatur tanpa perlu mengorbankan keberlangsungan UMKM.

“Masyarakat butuh kepastian. Semakin cepat dibahas, semakin baik,” ujarnya saat berjumpa pelaku UMKM Genta 1 pada pekan lalu.

Ikuti BeritaUlasan.codi Google News