DPRD Kepri Soroti Realisasi APBD 2025 Seret, Baru 81 Persen

Plt Sekda Kepri, Luki Zaiman Prawira. (Foto: Ardiansyah)
Plt Sekda Kepri, Luki Zaiman Prawira. (Foto: Ardiansyah)

TANJUNGPINANG – Realisasi APBD Kepulauan Riau (Kepri) kembali menjadi sorotan publik, karena dalam laporan Fraksi Demokrat Nurani Indonesia DPRD Kepri disebutkan bahwa progres anggaran daerah baru mencapai 81 persen.

Selain itu, hasil evaluasi tersebut disampaikan dalam Rapat Paripurna yang digelar beberapa waktu lalu.

Pada kesempatan itu, Mesrawati Tampubolon memaparkan bahwa realisasi APBD Kepri per Oktober 2025 baru mencapai 81,21 persen. Selain itu, ia menegaskan perlunya perhatian serius dari seluruh pihak terkait.

“Kondisi ini harus menjadi evaluasi dan perhatian bersama guna memastikan optimalisasi fiskal daerah,” ucapnya dalam Rapat Paripurna.

Baca Juga: DPRD Kepri Ketok APBD 2026 Rp3,5 Triliun, Gubernur Ansar Janji Bangun Infrastruktur dan Tekan Stunting

Sementara itu, Plt Sekda Kepri, Luki Zaiman Prawira, memastikan bahwa Pemprov Kepri akan terus berupaya mengejar capaian realisasi APBD 2025 agar mendekati 100 persen.

Selain itu, ia menekankan bahwa seluruh dinas akan tetap diawasi agar bekerja sesuai ketentuan.

“Kami akan terus dorong dan mengingatkan pelaksana dinas, sesuai ketentuan,” ujar Luki.

Namun demikian, saat ditanya lebih rinci tentang persentase terbaru realisasi APBD 2025, Luki mengaku belum menerima laporan final.

Baca Juga: Pemprov Kepri Siap Kirim Bantuan untuk Korban Banjir Bandang di Sumbar, Sumut, dan Aceh

“Kami belum menghitung secara menyeluruh, karena masih berproses,” ujarnya.

Setelah itu, Luki menyampaikan bahwa pelaksanaan realisasi APBD 2025 tetap berjalan sesuai jadwal dan akan memenuhi seluruh spesifikasi kegiatan yang direncanakan.

“Ada alasan tertentu yang membuat realisasi APBD ini tertunda, makanya ini kami terus dorong sebelum pertengahan bulan desember,” pungkasnya.

Ikuti Berita Ulasan.co di Google News