Dwi Ajeng Tegaskan Empat Pilar Jadi Kompas Karakter Digital Pelajar SMKN 10 Batam

BATAM – Anggota DPD RI Komite IV sekaligus Anggota MPR RI dari Daerah Pemilihan Kepulauan Riau, Dwi Ajeng Sekar Respaty, kembali menunjukkan komitmennya dalam membangun karakter generasi muda.

Melalui langkah konkret, ia melaksanakan kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di SMK Negeri 10 Batam, Kamis (11/12/2025) lalu.

Selain itu, kegiatan tersebut secara khusus menyoroti pentingnya pendidikan karakter kebangsaan yang terintegrasi dengan keterampilan vokasi.

Dengan demikian, sosialisasi ini mengusung tema “Empat Pilar untuk Generasi Digital: Membangun Karakter Pelajar Batam di Era Transformasi Teknologi.”

Menariknya, acara ini mengadopsi pendekatan berbeda karena tidak sekadar mengulang materi konstitusional.

Sebaliknya, kegiatan ini menekankan praktik nyata penerapan Pancasila, UUD 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai pedoman etika profesional, literasi digital, serta budaya kerja produktif di lingkungan SMK.

Lebih lanjut, tim narasumber memaparkan materi secara rinci dengan menekankan keterkaitan langsung antara nilai kebangsaan dan daya saing tenaga kerja Indonesia.
Oleh karena itu, siswa didorong untuk memahami bahwa karakter nasional menjadi fondasi penting dalam menghadapi persaingan global.

Dalam sambutannya, Dwi Ajeng Sekar Respaty menegaskan bahwa pelajar SMK di Batam memiliki posisi strategis. Terlebih lagi, Batam dikenal sebagai kota industri dan teknologi yang berada di garis depan transformasi dunia kerja digital.

Menurutnya, kemajuan teknologi harus selalu berjalan seiring dengan penguatan karakter kebangsaan. Dengan begitu, generasi muda tidak akan kehilangan arah di tengah arus perubahan yang cepat.

“SMK bukan hanya mengajarkan keterampilan teknis, tetapi juga karakter yang menjaga integritas, etika, dan tanggung jawab sosial di tempat kerja. Empat Pilar adalah kompas moral yang harus ikut dibangun bersamaan dengan kompetensi vokasional,” ujarnya di hadapan siswa-siswi SMKN 10 Batam.

Sementara itu, materi sosialisasi disampaikan secara mendalam oleh Khairul Riza, S.H., M.H., akademisi dan praktisi hukum Kota Batam.
Dalam paparannya, ia mengaitkan nilai Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika dengan tantangan nyata di ruang digital.

Selain itu, Khairul Riza menyoroti persoalan aktual seperti cyberbullying, misinformasi, hingga kecanduan gawai yang kerap dihadapi pelajar.

Oleh sebab itu, ia menekankan pentingnya literasi digital berbasis nilai kebangsaan.

Di sisi lain, Kepala SMKN 10 Batam, Herlina Dwi Kurnia, menyambut positif kegiatan tersebut.
Menurutnya, sosialisasi Empat Pilar sangat relevan dengan kebutuhan sekolah vokasi saat ini.

“Sebagai sekolah yang menyiapkan tenaga terampil, kami membutuhkan pendekatan karakter yang konkret, yaitu agar lulusan tidak hanya andal di mesin atau software, tetapi juga beretika, disiplin, dan memiliki jiwa kewirausahaan,” ungkapnya.

Lebih jauh, kegiatan ini menjadi sinyal kuat bagi ekosistem pendidikan dan industri di Batam.
Dengan demikian, sinergi antara lembaga negara, sekolah vokasi, dan pelaku industri diyakini mampu mempercepat lahirnya tenaga kerja siap pakai dan beretika.

Sejalan dengan itu, posisi strategis Batam sebagai kota industri dan gerbang internasional menuntut penguatan nilai kebangsaan yang adaptif.

Oleh karena itu, penguatan Empat Pilar dinilai sebagai instrumen penting untuk meningkatkan daya saing regional.

Ke depan, para pemangku kepentingan diharapkan terus mendukung program lanjutan.
Mulai dari magang terstruktur, kurikulum berbasis industri, hingga pelatihan kewirausahaan bagi siswa SMK.

Sebagai penutup, Dwi Ajeng Sekar Respaty mengajak seluruh pihak untuk menjadikan program ini sebagai model replikasi.
Baik sekolah, orang tua, dunia usaha, maupun pemerintah daerah diharapkan terlibat aktif.

“Jika karakter dan kompetensi dibangun bersama, lulusan SMK Batam tidak hanya akan terserap bekerja, tetapi juga mampu menjadi pencipta lapangan kerja dan duta nilai Pancasila dalam praktik profesional,” tutupnya.

Ikuti Berita Ulasan.co di Google News