Empat Keluarga Jadi Korban Pelantar Ambruk di Batu Merah, Polisi Turun Bawa Bantuan

Kapolsek Batu Ampar, Kompol Amru Abdullah menyerahkan bantuan ke warga terdampak pelantar roboh. (Foto: dok Humas Polresta Barelang)
Kapolsek Batu Ampar, Kompol Amru Abdullah menyerahkan bantuan ke warga terdampak pelantar roboh. (Foto: dok Humas Polresta Barelang)

BATAM – Empat keluarga kini terdampak akibat robohnya jalan pelantar di RT 017/RW 005, Kelurahan Batu Merah, Kecamatan Batu Ampar, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).

Masyarakat yang menjadi korban adalah Sahardi, Andi Putra, Manan, dan M Azak. Dengan munculnya musibah ini, warga semakin berharap adanya perhatian serius untuk pemulihan.

Kapolsek Batu Ampar Kompol Amru Abdullah bersama jajarannya langsung mendatangi lokasi untuk menyerahkan bantuan kepada para korban, pada Kamis 4 Desember 2025.

Baca Juga: Polda Kepri Siapkan Batuan Rp 500 Juta dan Satu SSK Personel ke Daerah Bencana di Sumatera

Dengan langkah cepat itu, Polsek Batu Ampar ingin memastikan warga mendapatkan dukungan awal pasca kejadian.

Bantuan yang diberikan berupa delapan paket sembako dan beras untuk masing-masing keluarga terdampak. Sehingga mereka bisa memenuhi kebutuhan harian selama masa pemulihan.

“Kami datang untuk melihat kondisi langsung serta memberikan dukungan moril dan material,” kata Amru melalui keterangan tertulis Humas Polresta Barelang, Jumat 5 Desember 2025.

Amru kemudian menegaskan bahwa kegiatan ini berlangsung sebagai bentuk kepedulian Polri terhadap masyarakat yang mengalami musibah. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan mempererat hubungan silaturahmi antara kepolisian dan warga.

Baca Juga: Kapolresta Barelang Panen Jagung Kebun Ketahanan Pangan Polsek Bengkong

“Bantuan ini kami serahkan sebagai bentuk perhatian dan dukungan kepada masyarakat yang terdampak, semoga dapat meringankan kebutuhan sehari-hari. Polri akan terus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan pelayanan dan rasa aman,” ujarnya.

Sementara itu, kegiatan tersebut juga dihadiri berbagai unsur pemerintahan dan TNI. Dengan demikian, proses bantuan dan penanganan diharapkan berjalan lebih cepat dan tepat sasaran.*

Ikuti Berita Ulasan.co di Google News