Enam Rumah di Desa Kelong Ludes Dilahap Api, Warga Panik Berhamburan

6 unit rumah warga Desa Kelong, Kecamatan Bintan Pesisir, Kabupaten Bintan, Kepri terbakar. (Foto: dok/istimewa)
6 unit rumah warga Desa Kelong, Kecamatan Bintan Pesisir, Kabupaten Bintan, Kepri terbakar. (Foto: dok/istimewa)

BINTAN – Suasana tenang di RT03/RW01, Desa Kelong, Kecamatan Bintan Pesisir, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri), mendadak berubah menjadi kepanikan besar pada Ahad 9 November 2025 dini hari.

Sekitar pukul 02.00 WIB, teriakan minta tolong menggema di tengah malam. Suara tersebut berasal dari rumah milik Adam, salah satu warga setempat. Saat itu, sebagian besar warga masih terlelap di rumah masing-masing.

Namun, ketenangan malam seketika pecah ketika warga melihat kobaran api membesar dari rumah Adam. Dengan cepat, Adam bersama keluarganya berlari keluar rumah untuk menyelamatkan diri dari amukan si jago merah.

Baca Juga: Satu Terduga Pembunuh Amizan Ditangkap, Polisi Masih Buru Pelaku Lainnya

Api yang begitu besar dengan cepat menyambar rumah warga lainnya di sekitar lokasi. Akibatnya, sedikitnya enam rumah di RT03/RW01 menjadi korban kebakaran hebat tersebut.

Camat Bintan Pesisir, Assun Ani, membenarkan peristiwa kebakaran itu saat dikonfirmasi di Bintan.

“Kejadian diketahui sekitar jam 02.00 WIB dini hari,” kata Assun Ani.

Lebih lanjut, Assun mengaku belum mengetahui penyebab pasti dari kebakaran yang melalap enam rumah warga itu.

“Apa penyebabnya, saya kurang tahu pasti,” ucapnya.

Baca Juga: Kalapas Narkotika Kelas IIA Tanjungpinang Dinonaktifkan, Ini Penjelasan Kakanwil Ditjenpas Kepri

Dijelaskan Assun, dari enam rumah yang terdampak, dua rumah hangus terbakar, sedangkan empat rumah lainnya mengalami kerusakan akibat merembetnya api.

Ia menambahkan, rumah-rumah tersebut letaknya berdekatan dan sebagian besar tidak permanen, sehingga api mudah menyebar dengan cepat.

Meski kerugian materi cukup besar, Assun bersyukur karena tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut.

“Alhamdulillah, tidak ada warga kita menjadi korban kebakaran itu,” sebut dia mengakhiri wawancara.*

Ikuti Berita Ulasan.co di Google News