FKIP UMRAH Gelar Pelatihan Website untuk Fakultas dan Prodi

Suasana pelatihan website yang digelar FIKP UMRAH, Senin (09/12/2012). (Foto:Dok/Ihqsan Akbar/Magang/Ulasan.co)

TANJUNGPINANG – Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Maritim Raja Ali Haji (FKIP UMRAH) menyelenggarakan pelatihan penulisan berita dan website di Gedung Gurindam A Ismeth Abdullah, Senin 09 Desember 2024.

Pada pelatihan ini FKIP UMRAH mendatangkan narasumber berkompeten dari sejumlah perusahaan media siber yakni Muhammad Rakhmad dan Andre Mediansyah. Mereka merupakan jurnalis asal Kepulauan Riau yang bersertifikasi utama dari Dewan Pers.

Dalam pelatihan yang dihadiri puluhan dosen, staf dan mahasiswa itu, Rakhmat menyajikan materi terkait penulisan berita di situs media daring, sedangkan Andri memberikan materi tentang jurnalisme konvergensi.

Dekan FKIP UMRAH, Ahada Wahyusari S.Pd, M.Pd mengatakan, berita yang memenuhi unsur konvergensi dibutuhkan di era digitalisasi, apalagi sekarang masyarakat dan mahasiswa sering menemukan informasi hoaks yang bertebaran di media sosial.

Di era keterbukaan informasi, kata dia, pengelolaan situs berita merupakan sesuatu yang wajib dilakukan lembaga atau institusi.

“Berita yang memuat naskah, foto dan video (konvergensi) tersebut memperkuat fakta dari hasil liputan sehingga dapat menambah informasi terbaru dan pengetahuanm,” kata Ahada saat membuka kegiatan tersebut di Gedung Gurindam A Ismeth Abdullah, Senin 09 Desember 2024.

Pelatihan ini bertujuan untuk mengelola situs resmi FKIP UMRAH, khususnya berita terkait fakultas dan program studi (Prodi), yang berisikan informasi tentang ruang lingkup kampus. Situs FKIP UMRAH ini diharapkan memberi manfaat bagi dosen dan mahasiswa.

“Seluruh kegiatan dosen dan mahasiswa yang berhubungan dengan kepentingan kampus, tentu diberitakan setiap hari sehingga bermanfaat bagi civitas akademika dan masyarakat,” ujarnya.

Pemaparan pertama disampaikan oleh Kadiv Pemberitaan Ulasan Network, Muhammad Rakhmat memaparkan materi tentang ‘Teknik Penulisan Berita’

Lanjut, Rakhmat membandingkan perbedaan berita surat kabar dengan media online saat ini.

“Dulu, ketika kita membuat berita langsung, pada saat pengguna surat kabar, terdapat keterbatasan ruangan sehingga tidak bisa menulis dengan paragraf yang banyak. Beda dengan media online kita bisa menjelaskan lebih detail ,” ujar Rakhmat.

Rakhmat menambahkan, ada beberapa jenis berita yang dijabarkan. “Ada beberapa jenis berita, seperti berita langsung, berita mendalam, berita Opini, berita investigasi dan berita feature,” tambah Rakhmat.

Dia juga menekankan, pada setiap berita harus memiliki nilai informasi yang berpengaruh dan bermanfaat bagi masyarakat.

“Dalam membuat berita, pastikan memiliki nilai informasi yang berpengaruh penting, dengan melibatkan tokoh ternama. Jadi suatu berita, lebih menarik untuk dilihat. Jangan melanggar kode etik dalam penulisan berita ,” ujar Rakhmat.

Kemudian pemaparan kedua, salah satu narasumber dari Aliansi Jurnalis Independen (AJI), Andri Mediansyah menambahkan tentang konvergensi jurnalisme.

Andri menjelaskan bahwa seorang jurnalis harus memiliki rasa keingintahuan yang tinggi. Maka dari itu, Jurnalis harus memiliki keterampilan dalam menulis, dengan memperbanyak membaca berita.

“Jika ingin menjadi penulis yang baik, perbanyak lah membaca berita,” saran Andri.

Terakhir dilanjut pemaparan materi mengenai pengelolaan website FKIP UMRAH, dengan narasumber dari Unit Penunjang Akademik Teknologi Informasi dan Komunikasi (UPATIK UMRAH), Adi Pranadipa.

“Kebutuhan penggunanya harus ditanyakan dahulu, baru kita kategorisasi konten website-nya, seperti berita, info karir, pengumuman, dan kegiatan per-prodi,” tutup Adi Pranadipa.

Pewarta magang: Ihqsan Akbar
Close