Geger Isu Penangkapan Pelaku Pembunuhan Nelayan Kijang,  Ini Penjelasan Polisi

Kanit Reskrim Polsek Bintan Timur, Ipda Daeng Salamun. (Foto: Andri Dwi Sasmito)
Kanit Reskrim Polsek Bintan Timur, Ipda Daeng Salamun. (Foto: Andri Dwi Sasmito)

BINTAN – Masyarakat Bintan Timur digemparkan dengan penemuan sesosok mayat tanpa identitas di kawasan perumahan eks PT Antam Kijang, Jumat 7 November 2025.

Di tengah hebohnya kabar ini, muncul pula isu liar tentang penangkapan pelaku pembunuhan. Namun, pihak kepolisian menegaskan informasi itu tidak benar.

Baca Juga: Diduga Jadi Korban Pembunuhan, Nelayan Kijang Ditemukan Tewas Bersimbah Darah

Mayat yang ditemukan mengenakan kaos hijau dan celana pendek hitam itu pertama kali dilihat oleh seorang satpam PT Antam Kijang. Lokasinya berada di wilayah RT 02/RW 09, Kelurahan Kijang Kota, Kecamatan Bintan Timur, Kabupaten Bintan.

Kanit Reskrim Polsek Bintan Timur, Ipda Daeng Salamun, menjelaskan bahwa hingga kini pihaknya masih kesulitan mengungkap identitas asli korban.

“Kita belum dapat identitas asli korban dari keluarganya. Ini kita sedang mencari identitas asli korban dulu,” ujar Ipda Daeng Salamun di Bintan.

Setelah identitas korban berhasil diketahui, penyidik berencana mengajukan permohonan visum ke pihak RSUD Kabupaten Bintan melalui rumah duka. Langkah ini penting untuk memastikan penyebab kematian korban secara medis dan mendalam.

Baca Juga: Geger! Satpam Temukan Mayat Misterius di Perumahan Eks Antam Kijang Bintan

Sambil menunggu hasil identifikasi, polisi juga terus melakukan penyelidikan intensif di sekitar lokasi penemuan mayat. Mereka telah memeriksa sejumlah saksi guna mengumpulkan informasi tambahan yang dapat membantu mengungkap kasus misterius ini.

Namun, di tengah penyelidikan, beredar kabar bahwa polisi telah menangkap pelaku pembunuhan. Menanggapi hal itu, Ipda Daeng Salamun dengan tegas membantah isu tersebut.

“Tidak ada (belum ada penangkapan pelaku). Kita periksa saksi-saksi, dan kita melakukan penyelidikan,” tegasnya.

Ikuti Berita Ulasan.co di Google News