TANJUNGPINANG – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri) Ansar Ahmad memastikan tidak ada pelelangan yang dilakukan untuk kawasan Gurindam 12, melainkan lelang untuk penataan lokasi makanan branded.
Ansar menegaskan, tidak ada pelelangan yang dilakukan untuk Gurindam 12, hanya pelelangan untuk mengelola lokasi yang nantinya diperuntukan untuk makanan branded di kawasan itu.
“Kami tegaskan, Gurindam 12 tidak dilelang. Hanya untuk tempat makanan branded. Prosesnya sudah kita ikuti, tim penilainya juga dari pusat,” ungkapnya saat ditemui, Rabu 17 September 2025.
Ia menyebut hasil pengelolaan kawasan branded di Gurindam 12 Kota Tanjungpinang, akan dibagi dengan Pemko Tanjungpinang.
“Nanti akan bagi hasil dengan Pemerintah Kota. Intinya kita kolaborasi dengan pemko untuk mengelola kawasan Gurindam 12,” kata Ansar.
Ansar menyebut, sampai saat ini belum ada penentuan pemenang lelang yang akan dilakukan untuk pengelolaan kawasan makanan branded di Gurindam 12.
“Belum ada, baru mau proses lelang untuk kawasan branded itu. Kalau makanan branded apa saja, yang jelas bukan jenis makanan yang sama, tergantung hasil lelangnya lah,” ungkapnya.
Nantinya, semua kawasan Gurindam 12 akan ditata lebih baik lagi, termasuk masukan untuk menata gorong-gorong hingga kebersihan di Gurindam 12.
“Nanti di sana rencananya akan ada pengembangan kawasan pusat kreasi pariwisata regeneratif untuk kaula muda. Rencana pembangunannya tahun 2026,” tuturnya.


















