TANJUNGPINANG – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau (Kepri) masih berupaya mencari alternatif dan solusi mengatasi harga pangan yang melonjak akibat banjir di Sumatera.
Gubernur Kepri, Ansar Ahmad mengatakan, pihaknya telah memerintahkan dinas teknis terkait untuk sesegera mungkin mencari alternatif mengatasi persoalan tersebut.
Menurutnya, kemungkinan tercepat untuk mengatasi kebutuhan pokok yang berdampak dari banjir di wilayah Sumatera yakni mendatangkan komuditi pokok dari daerah Jawa maupun NTB.
“Makanya senin ini akan kami rapatkan bersama FKPD dan Dinas terkait untuk mencari solusi secepatnya,” kata Ansar.
Dia memastikan, untuk kebutuhan pokok masyarakat di Kepri, harus menjadi prioritas utama, dan jangan sampai ada kelangkaan terutama menjelang Natal dan Tahun Baru.
“Jangan sampai terjadi kelangkaan, yang penting kebutuhan pokok ini tetap harus tersedia untuk masyarakat kita,” tuturnya.
Sebelumnya, Plt Disperindag Kepri, Riki Rionaldi mengatakan, saat ini dirinya bersama stakholder terkait telah melakukan rapat koordinasi untuk menyelesaikan persoalan kelangkaan dan kenaikan harga tersebut.
“Kami sudah rapat dengan Adibapok dan ketahanan pangan kepri untuk mencari solusi atas hal kelangkaan ini,” kata Riki saat dihubungi.
Dia menyebut, Pemprov Kepri sedang mencari alternatif lain pengiriman bahan pokok dari provinsi lain, untuk menyelesaikan persoalan harga dan kelangkaan di Kepri.
“Kami sudah mencari bahan pokok ini di jawa timur, Insya Allah dalam waktu dekat akan bekerjasama dengan asosiasi disana,” ucapnya.


















