KARIMUN – Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Karimun meresmikan peletakan batu pertama pembangunan fisik 800 Gerai, Pergudangan dan Kelengkapan Koperasi Desa/Kelurahan (Kopdes) Merah Putih, Jumat, 17 Oktober 2025.
Peresmian ini dilaksanakan secara serentak di seluruh wilayah di Indonesia melalui zoom meeting bersama Kementerian terkait dalam program Kopdes.
Di Karimun, lokasi gudang dan gerai Kopdes tersebut berada di area lahan seluas 1.200 meter persegi di Kelurahan Darussalam, Kecamatan Meral Barat.
Peran TNI AD dalam program Kopdes ini sebagai fasilitator dan pelaksana teknis pembangunan fisik di daerah. Ditargetkan Kopdes ini sudah akan beroperasi pada Januari 2026 mendatang.
Dandim 0317/TBK, Letkol Inf Andit Franata, mengatakan, Kopdes menjadi salah satu program unggulan Presiden RI memberikan peluang ekonomi, terutama bagi masyarakat di wilayah pedesaan.
“Hari ini resmi dilaksanakan grandbreaking peletakan batu pertama. Kopdes ini tentu bertujuan untuk kesejahteraan masyarakat di wilayah desa,” ungkapnya.
Ia menjelaskan, pembangunan fisik ini nantinya akan meliputi gerai dan storage penampungan hasil perkebunan dan pertanian yang akan dijual secara umum.
“Termasuk nanti akan dijadikan swalayan dan gudang penyimpanan hasil bumi dari petani dan pekebun kita,” katanya.
Sementara Bupati Karimun, Iskandarsyah, menyebutkan peresmian ini merupakan langkah awal untuk mewujudkan Asta Cita Presiden RI melalui program KopDes.
“Melalui Grandbreaking ini kita harus mewujudkan Asta Cita Bapak Presiden RI, salah satunya adalah koperasi,” jelasnya.
Penyiapan lahan dilakukan dengan memanfaatkan lahan yang menjadi aset Pemerintah Daerah Karimun. Tercatat, secara umum terdapat 71 titik koperasi baik kelurahan dan desa se-Kabupaten Karimun.
“Groundbreaking ini yang pertama, tapi yang akan kita siapkan ada 71 titik koperasi baik di kelurahan dan desa,” tutupnya.
Dengan dimulainya pembangunan ini, Kopdes Merah Putih di Karimun diharapkan menjadi motor penggerak yang memastikan hasil bumi petani dan pekebun memiliki pasar yang jelas, sekaligus menjamin stabilitas harga kebutuhan pokok bagi masyarakat.


















