BINTAN – Antusiasme warga Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri) membanjiri pasar murah yang digelar di Relief Antam Kijang, Jalan Trikora Kijang, pada Sabtu 1 November 2025.
Acara tersebut digelar oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan bekerja sama dengan Polres Bintan untuk membantu masyarakat mendapatkan bahan pokok dengan harga terjangkau.
Pantauan ulasan.co, di lokasi menunjukkan, dari berbagai jenis bahan pokok yang dijual, gula pasir menjadi produk paling cepat ludes diserbu pembeli. Hanya dalam waktu singkat, stok gula langsung habis.
Baca Juga: Kapolres Bintan Ajak Warga Lebih Bijak, Utamakan Musyawarah Bukan Langsung Laporan
Hal ini terjadi karena harga gula pasir di pasar murah tersebut hanya Rp10.000 per kilogram. Tentunya jauh lebih murah dibandingkan harga pasaran biasanya.
“Sudah habis ya, ibu,” kata pedagang sambil menunjukkan karung ke pembeli yang sudah mengulurkan uang Rp10.000.
Sita, salah satu warga yang datang membeli gula pasir, mengaku kecewa karena tidak kebagian. Namun, ia tetap senang melihat harga yang ditawarkan di pasar murah sangat terjangkau.
Menurutnya, harga gula di pasaran biasanya mencapai Rp14.000 per kilogram, sehingga harga Rp10.000 tentu sangat membantu masyarakat kecil.
“Murah banget. Ini harga gula pasir Rp10.000 per kilogram,” ucap dia.
Baca Juga: 17 ASN Bintan Terima Jabatan Fungsional, Wakil Bupati Deby Maryati Beri Pesan Tegas
Ia berharap, harga murah seperti ini tidak hanya berlaku saat pasar murah berlangsung, tetapi juga di pasar umum.
“Ya, dijual (gula pasir) murah lah,” sebut dia sambil tersenyum.
Sementara itu, Bupati Bintan Roby Kurniawan yang turut hadir meninjau kegiatan tersebut menjelaskan bahwa pasar murah digelar sebagai upaya menjaga stabilitas harga bahan pokok di wilayah Bintan.
Menurut Roby, kegiatan ini juga bertujuan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan rumah tangga dengan harga yang lebih bersahabat.
“Mudah-mudahan dapat membantu stabilan harga serta dapat membantu masyarakat untuk mendapatkan bahan kebutuhan pokok dengan harga murah. Mudah-mudahan kita bisa mampu kestabilan harga di Kabupaten Bintan,” sebut dia mengakhiri wawancara.*
Ikuti Berita Ulasan.co di Google News

















