Hari Jadi Bintan ke-77, Bupati Roby Serukan Bintan Juara dan Ajak Warga Bersatu

Pemkab Bintan peringati hari jadi Bintan ke-77 dengan upacara bendera Merah Putih di halaman Kantor Bupati Bintan. (Foto: Andri Dwi Sasmito)
Pemkab Bintan peringati hari jadi Bintan ke-77 dengan upacara bendera Merah Putih di halaman Kantor Bupati Bintan. (Foto: Andri Dwi Sasmito)

BINTAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bintan, Kepulauan Riau (Kepri) memperingati Hari Jadi ke-77 pada Senin, 1 Desember 2025, dengan menggelar pengibaran bendera Merah Putih di halaman Kantor Bupati Bintan, Desa Bintan Buyu.

Selanjutnya, Bupati dan Wakil Bupati Bintan, Roby Kurniawan dan Deby Maryati, memberikan serta menyerahkan sertifikat penghargaan kepada para mitra kerja hingga Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang berkontribusi di lingkungan Pemkab Bintan.

Kemudian, dalam amanahnya, Bupati Bintan Roby Kurniawan menegaskan bahwa beberapa tahun terakhir menjadi periode penuh tantangan. Terutama ketika pandemi membuat aktivitas ekonomi melambat, sektor pariwisata terpuruk, dan masyarakat harus beradaptasi dengan berbagai keterbatasan.

“Namun dari ujian itu, kita bangkit bersama. Alhamdulillah, satu per satu indikator pembangunan kita mulai membaik,” ucap Roby saat berdiri di hadapan para Aparatur Sipil Negara (ASN).

Baca Juga: Upacara HUT Bintan, 23 Honorer Resmi Diangkat PPPK Paruh Waktu

Berikutnya, ia memaparkan bahwa pertumbuhan ekonomi Kabupaten Bintan melonjak dari -4,28 persen pada 2020 menjadi 8,89 persen. Sekaligus menjadi pertumbuhan tertinggi di Kepri dan bahkan melampaui target nasional.

Selain itu, geliat ekonomi ini terlihat nyata dari investasi yang terus bergerak, kawasan industri yang kembali aktif. Serta lapangan kerja baru yang semakin terbuka bagi masyarakat.

Lalu, tingkat pengangguran terbuka Kabupaten Bintan juga turun drastis, dari 8,62 persen menjadi 4,53 persen, dan kini menjadi yang terendah sejak Kabupaten Bintan berdiri.

Roby menegaskan bahwa pencapaian ini bukan terjadi secara instan, melainkan hasil kerja bersama melalui job fair, pelatihan vokasi, kolaborasi dengan dunia usaha, dan keberanian Bintan dalam menarik investasi berkualitas yang menyerap tenaga kerja lokal.

Ia juga menyoroti jargon “Bintan Juara” yang kini sering digaungkan. “Kita mendengar tagline ‘Bintan Juara’ dikumandangkan di berbagai kesempatan,” ujarnya.

Selanjutnya, ia menekankan bahwa “Bintan Juara” bukan sekadar slogan, tetapi semangat yang harus diwujudkan dalam bentuk nyata. Juara dalam pelayanan publik, juara dalam integritas pemerintahan, juara dalam inovasi, juara dalam gotong royong, hingga juara dalam menjaga alam dan budaya lokal.

Baca Juga: Bintan Siap Gelar Pilkades 2026: 15 Desa Masuk Daftar, DPMD Ungkap Jadwal dan Aturannya

Menurutnya, juara bukan berarti tidak pernah jatuh, tetapi mereka yang bangkit dan melangkah lebih jauh meski menghadapi tantangan.

“Itulah Bintan yang ingin kita bangun bersama,” tambahnya.

Kemudian, dalam kesempatan yang sama, ia mengajak seluruh elemen masyarakat mulai dari ASN, tokoh agama, tokoh adat, tokoh masyarakat, pelaku usaha, pemuda, perempuan, hingga para orang tua, untuk bersatu dalam satu barisan demi memajukan Bintan secara bermartabat.

“Siapapun peran kita, sekecil apapun kontribusi kita, marilah kita menjadikan setiap langkah sebagai bagian dari ikhtiar kolektif. Sebab hanya dengan kebersamaan, mimpi besar tentang Bintan Juara bukan lagi sekadar slogan,” sebutnya mengakhiri.

Ikuti Berita Ulasan.co di Google News