Heboh Penutupan Dipercepat, Ini Penjelasan Lengkap Disdik Kepri Terkait Telaah Soal TKA di Batam

Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, Supardi. (Foto: Disdik Kepri)
Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, Supardi. (Foto: Disdik Kepri)

BATAM – Kegiatan penyusunan dan telaah soal Tes Kemampuan Akademik (TKA) untuk kelas 6 dan 9 Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) ternyata menjadi sorotan setelah penutupannya berlangsung lebih cepat dari jadwal.

Kegiatan yang digelar pekan lalu di Hotel Golden Prawn, Bengkong, Batam, itu merupakan program resmi Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) RI.

Awalnya, penutupan dijadwalkan pada Sabtu, 15 November 2025. Namun, acara tersebut akhirnya ditutup pada Jumat malam, 14 November 2025. Percepatan itu langsung menimbulkan pertanyaan dari berbagai pihak.

Baca Juga: Penutupan Kegiatan TKA Disdik Kepri Lebih Cepat Sehari Dari Jadwal

Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Kepri, Supardi, memberikan penjelasan terkait perubahan jadwal tersebut. Ia menegaskan bahwa percepatan penutupan sudah dikoordinasikan dan disetujui oleh perwakilan kementerian yang hadir dalam kegiatan.

Supardi menjelaskan bahwa seluruh pemaparan materi telah selesai lebih cepat. Karena itu, para peserta menyampaikan permintaan agar penutupan dipercepat, terutama peserta dari Lingga yang harus mengejar jadwal kapal pada Sabtu pagi.

“Jadwal penutupan dan penyelesaian administrasi memang besoknya. Karena peserta dari Lingga meminta karena mereka ngejar kapal pagi. Ada dua orang kementerian, kita sudah sampaikan. Kalau waktu itu dibilang besok ya besok (penutupan),” papar Supardi, Rabu malam, 19 November 2025.

Selain itu, Supardi menegaskan bahwa seluruh tahapan penyelesaian administrasi tetap dilaksanakan pada Sabtu pagi sesuai rencana.

“Ya mungkin kecuali kalau kita tutup pagi Jumat. Tapi itu penutupan di atas jam sembilan (malam), setelah semua materi selesai,” katanya.

Baca Juga: BTIKP Disdik Kepri Bantah Adanya Permintaan Dana Saving dan Pergantian PPTK Tak Sesuai Aturan

Ia juga menambahkan bahwa seluruh peserta meninggalkan hotel pada Sabtu pagi.

“Kalau cek ke hotel langsung juga silahkan,” ujarnya.

Supardi kemudian menyampaikan bahwa kegiatan serupa juga dilaksanakan Kemendikdasmen di seluruh Indonesia. Di Kepri sendiri, peserta kegiatan terdiri dari dua perwakilan SD dan SMP dari seluruh kabupaten/kota.

Ia menjelaskan bahwa tujuan utama kegiatan tersebut adalah mempersiapkan soal ujian akademik tahun 2026 untuk siswa kelas 6 dan 9.

“Jadi pusat minta kita menyiapkan 70 persen soal itu dibuat oleh daerah dan 30 itu dari pusat. Untuk pelaksanaan TKA itu tergantung pusat, kemungkinan April atau Maret 2026,” jelasnya.

Ikuti Berita Ulasan.co di Google News