Helikopter dan Jet Tempur AS Jatuh Bersamaan di Laut Cina Selatan, Begini Kondisinya!

Ilustrasi - Dua pesawat milik Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) dilaporkan jatuh di Laut Cina Selatan. (Foto: pixabay)
Ilustrasi - Dua pesawat milik Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) dilaporkan jatuh di Laut Cina Selatan. (Foto: pixabay)

JAKARTA – Ketegangan di kawasan Asia kembali meningkat setelah dua pesawat milik Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) dilaporkan jatuh di Laut Cina Selatan.

Menariknya, kedua insiden itu terjadi hanya berselang sekitar 30 menit. Meski begitu, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa menghebohkan tersebut.

Menurut laporan AFP, Senin (27/10/2025), Armada Pasifik Angkatan Laut AS menyebut kecelakaan pertama melibatkan helikopter MH-60R Sea Hawk.

Baca Juga: Presiden Ramaphosa Puji Indonesia: Sekutu Setia Afrika Selatan Sejak Era Anti-Apartheid

Helikopter itu jatuh di perairan Laut Cina Selatan ketika sedang melakukan operasi rutin dari kapal induk USS Nimitz. Beruntung, ketiga awak helikopter berhasil ditemukan tim SAR dan dalam kondisi selamat.

Tak lama setelah itu, tepatnya sekitar setengah jam kemudian, sebuah jet tempur Boeing F/A-18F Super Hornet juga mengalami nasib serupa.

Jet tersebut jatuh di lokasi yang sama, yakni Laut Cina Selatan, saat tengah menjalankan operasi rutin dari kapal induk yang sama, USS Nimitz.

Dalam pernyataannya, Angkatan Laut AS menegaskan bahwa kedua awak berhasil menyelamatkan diri tepat waktu sebelum pesawat mereka jatuh ke laut. Mereka kemudian dievakuasi dengan selamat oleh tim penyelamat.

Baca Juga: 20 WNI Kabur dari Pusat Penipuan Online Myanmar, Seberangi Sungai ke Thailand

“Semua personel yang terlibat selamat dan dalam kondisi stabil,” kata Angkatan Laut AS. “Penyebab kedua insiden saat ini sedang diselidiki.” Seperti dilansir dari laman detik.com.

Peristiwa ini terjadi bertepatan dengan kunjungan Presiden AS Donald Trump ke kawasan Asia dalam lawatan pertamanya di masa jabatan keduanya.

Selain itu, Menteri Pertahanan Pete Hegseth juga sedang mempersiapkan perjalanan diplomatik ke sejumlah negara di Asia.

Kejadian ini menambah daftar panjang kecelakaan udara yang dialami militer AS tahun ini. Sebelumnya, dua pesawat tempur lain dari kapal induk USS Harry S. Truman juga dilaporkan jatuh di kawasan Timur Tengah saat menjalankan operasi serupa.*

Ikuti Berita Ulasan.co di Google News