Ini 2 Posisi Tidur yang Dianjurkan untuk Cegah Kambuhnya Vertigo pada Malam Hari

Ilustrasi - vertigo dapat membuat kepala terasa pusing berputar bahkan ketika sedang tidur.
Ilustrasi - vertigo dapat membuat kepala terasa pusing berputar bahkan ketika sedang tidur. (Foto: freepik)

Hai Sahabat Ulasan, kalian harus paham ada beberapa individu mengalami vertigo, yang kadang-kadang dapat membuat kepala terasa pusing berputar bahkan ketika sedang tidur.

Kondisi ini dapat mengganggu kualitas istirahat pada malam hari.

Vertigo adalah suatu kondisi di mana tubuh merasakan kehilangan keseimbangan, disertai dengan rasa pusing dan sensasi lingkungan sekitar yang bergerak atau berputar-putar.

Meskipun tidak mengancam jiwa, vertigo sering disertai dengan gejala seperti mual, muntah, sensitivitas terhadap cahaya dan suara, atau rasa disorientasi.

Posisi tidur yang tidak tepat dapat memperburuk gejala vertigo. Oleh karena itu, penting bagi mereka yang sering mengalami vertigo untuk mengenali beberapa posisi tidur yang dapat membantu mencegah kambuhnya vertigo.

Posisi Tidur untuk Penderita Vertigo

Menurut Sleep Foundation yang dikutip dari health.kompas.com, posisi tidur yang kurang tepat dapat menjadi penyebab vertigo kambuh pada malam hari.

Baca Juga: Ulasan Pemanis Buatan: 5 Jenis, Penggunaan Bijak, dan Dampak pada Kesehatan

Penderita perlu menyesuaikan posisi tubuh dan kepala agar vertigo tidak mudah kumat. Berikut beberapa rekomendasi posisi tidur untuk penderita vertigo:

Posisi Miring ke Samping:

Beberapa penderita vertigo mengalami gejala yang memburuk saat tidur miring ke samping. Hal ini dapat disebabkan oleh penumpukan cairan atau perubahan tekanan pada telinga.

Untuk mencegahnya, tidurlah miring ke samping yang berlawanan dengan telinga yang bermasalah. Gunakan bantal atau guling untuk menjaga posisi tidur tetap stabil.

Posisi Telentang Menggunakan Bantal:

Tidur dengan posisi telentang juga dapat bermanfaat, terutama untuk jenis vertigo posisi paroksismal jinak.

Pastikan menggunakan bantal yang cukup tinggi, membentuk sudut 45 derajat saat tidur telentang.

Atur bantal dengan bijak untuk menopang punggung atas, leher, dan kepala agar tidak mengakibatkan ketidaknyamanan.

Selain dua posisi tidur di atas, setiap penderita vertigo dapat bereksperimen dengan posisi tidur lain yang dirasakan nyaman, karena preferensi dapat bervariasi.

Cara Mencegah Vertigo pada Malam Hari

Selain memperhatikan posisi tidur, beberapa perubahan kebiasaan sederhana dapat membantu mencegah vertigo pada malam hari.

Beberapa tips yang dapat dicoba, seperti yang dilansir oleh Sleep Foundation, melibatkan:

  • Hindari Perubahan Posisi Tidur Secara Tiba-tiba:
    Ganjal bagian punggung dengan bantal atau guling untuk mencegah perubahan posisi tidur yang mendadak, seperti dari miring ke kiri ke arah sebaliknya.
  • Bangun Tidur Secara Bertahap:
    Saat bangun tidur untuk ke kamar mandi atau minum air, hindari beranjak langsung dari kasur. Lakukan secara bertahap dengan bangun terlebih dahulu, duduk di tepi ranjang, dan baru beranjak dari tempat tidur.
  • Hindari Aktivitas di Tempat Tidur:
    Sebisa mungkin hindari menonton televisi, menggunakan ponsel, atau membaca buku di tempat tidur, karena hal ini dapat memicu kambuhnya vertigo.

Dengan memperhatikan posisi tidur yang tepat dan mengadopsi beberapa langkah pencegahan sederhana, diharapkan penderita vertigo dapat mengurangi frekuensi kambuhnya vertigo pada malam hari dan meningkatkan kualitas istirahat mereka.***

Ikuti Informasi Kesehatan Lainnya di Google News