Innalillahi, Jemaah Haji Asal Karimun Meninggal Dunia Setelah Tiba di Batam

Jemaah Haji
Kepala Bidang Pemberangkatan dan Penerimaan Haji Embarkasi Batam, Edi Batara. (Foto: Muhammad Chairuddin)

BATAM – Ahmadi, jemaah haji asal Kabupaten Karimun menghembuskan napas terakhirnya setelah tiba di Batam, Kepulauan Riau, Selasa (04/07).

Kepala Bidang Pemberangkatan dan Penerimaan Haji Embarkasi Batam, Edi Batara mengatakan, jemaah haji asal Kabupaten Karimun dinyatakan meninggal dunia setelah sempat mendapat perawatan dari tim medis Rumah Sakit Bhayangkara Batam.

Padahal saat di pesawat, Ahmadi masih tampak baik. Namun, mendadak harus mendapatkan perawatan saat tiba di Batam.

“Satu jemaah asal Karimun meninggal dunia saat tiba di Batam. Almarhum sempat mendapat perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara Batam,” ucapnya.

Untuk Embarkasi Batam, Ahmadi adalah jemaah kedua asal Kepri yang meninggal dunia.

Sebelumnya, jemaah haji yang meninggal dunia saat menjalani prosesi ibadah Haji termasuk dalam kloter 5 berasal dari Kota Batam.

“Untuk Embarkasi Batam ada dua jemaah hingga saat ini. Satu dari kloter lima, dan kloter satu,” lanjutnya.

Sementara itu untuk kloter pertama, Embarkasi Batam menerima 369 jemaah haji yang tiba melalui Bandara Hang Nadim Batam.

Tidak hanya itu, berdasarkan perhitungan pihak Embarkasi Batam. Total 22 jemaah dinyatakan meninggal dunia saat menjalani proses ibadah haji di tanah suci.

“Riau sembilan jemaah, Jambi enam jemaah, Kalimatan Barat lima orang, dan Kepri dua orang,” paparnya.

Baca juga: Jemaah Haji Kloter 1 Kepri dari Tanah Suci Tiba di Debarkasi Batam

Selanjutnya, keseluruhan jemaah pada kloter pertama akan melalui prosesi penyambutan yang berlangsung di Asrama Haji Batam. Kemudian para jemaah haji asal Batam akan langsung kembali ke kediaman masing-masing.

“Sementara bagi jemaah asal Natuna, Karimun, Lingga, dan Anambas di kloter pertama akan menginap sehari di Embarkasi Batam. Besok akan dilanjutkan dengan prosesi pemulangan,” paparnya. (*)

Ikuti Berita Lainnya di Google News