Jelang Nataru, Wagub Kepri Pastikan Stok Pangan Aman

Wagub Kepri, Nyanyang Haris Pratamura saat ditemui di Tanjungpinang. (Foto: Ardiansyah)
Wagub Kepri, Nyanyang Haris Pratamura saat ditemui di Tanjungpinang. (Foto: Ardiansyah)

TANJUNGPINANG – Menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru), Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Riau (Kepri) memastikan ketersediaan stok pangan tetap aman dan terkendali di seluruh wilayah Kepri.

Seiring meningkatnya kebutuhan masyarakat, Pemprov Kepri secara aktif memastikan tidak terjadi kelangkaan bahan pokok yang dapat memicu gejolak harga di pasaran.

Sementara itu, Wakil Gubernur Kepri Nyanyang Haris Pratamura menegaskan pihaknya telah melakukan koordinasi intensif dengan pemerintah pusat serta Bea Cukai untuk memperlancar distribusi pasokan pangan.

Baca Juga: AMSI Kepri Kupas Tuntas AI: Ancaman atau Peluang bagi Media dan Mahasiswa?

“Ini harus terjaga, jangan sampai ada inflasi. Makanya kami selalu memonitor kesiapan disemua pihak,” kata Nyanyang.

Selain menjaga stabilitas pasokan, Nyanyang juga mengungkapkan bahwa Pemprov Kepri saat ini tengah mencari solusi atas menurunnya stok daging ayam dan daging sapi beku di wilayah Kepri.

Menurutnya, kondisi stok daging yang menipis berpotensi menghambat pelaksanaan salah satu program prioritas Presiden, yakni Makan Bergizi Gratis (MBG).

“Secepatnya akan kami cari solusinya. Jangan sampai ini memperhambat program MBG dan ketahanan pangan,” ujarnya.

Baca Juga: 130 Peserta Siap Adu Kekuatan di Kejuaraan Taekwondo Al-Ahsan Klub

Di sisi lain, terkait isu pasokan bahan pangan lokal yang disebut-sebut tertahan di Bea Cukai Batam, Pemprov Kepri dengan tegas membantah kabar tersebut.

Menurut Nyanyang, tidak ada kebijakan khusus yang menyebabkan penahanan pasokan bahan pangan di Batam.

“Ga ada aturan khusus yang menahan pasokan. Mereka hanya menjalankan tugasnya. Tapi yang jelas, kami fokus untuk mengatasi persoalan kelangkaan ini,” pungkasnya.

Ikuti Berita Ulasan.co di Google News