Daerah

Kaltim Apresiasi Kebijakan Kartu Kendali Elpiji Tanjungpinang

Tanjungpinang – Kartu kendali untuk pembelian gas Elpiji 3 Kilogram subsidi yang diinsiasi oleh Pemerintah Kota Tanjungpinang ternyata mendapat perhatian dari Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UMKM Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim).

Kepala Dinas Perindagkop dan UMKM Provinsi Kaltim, Yadi Robyan Noor mengatakan, gas Elpiji yang mendapatkan subsidi dari pemerintah merupakan hal sensitif. Ia menilai ada keberanian kepala daerah dalam menerapkan kebijakan tersebut.

“Ya Elpiji ini kan subsidi dari pemerintah, artinya ada keberanian dari Wali Kota untuk menerapkan hal ini. Apa tidak banyak pro dan kontra ini,” jelasnya saat mengunjungi pangkalan LPG Edi di Tanjung Unggat, Senin (21/06).

Baca juga: Kadis Perindag Kota Tanjungpinang Perbolehkan Pembelian Elpiji 3 Kg dengan Membawa KTP

Menurutnya, kebijakan tersebut belum ada di Kalimantan Timur. Ia menilai kebijakan tersebut cocok untuk mengawal pendistribusian gas Elpiji di daerahnya.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Bidang Perdagangan Disperindag Kota Tanjungpinang, Dewi Sinaga mengatakan, bahwa hingga saat ini telah 41 pangkalan di 9 kelurahan yang mengimplementasikan kartu kendali tersebut.

“Sudah 41 pangkalan di 9 kelurahan. Kartunya sekitar 5000-an yang sudah terimplementasikan,” jelasnya.

Sementara itu, jumlah pangkalan di Tanjungpinang mencapai 230 lokasi. Sedangkan target Pemko Tanjungpinang dalam mengimplementasikan kartu tersebut ialah 60.000 kartu.

Merespon hal itu, Wali Kota Tanjungpinang Rahma mengaku senang dengan adanya kunjungan Disperindagkop dan UMKM Provinsi Kaltim. Ia menyebutkan, bahwa kunjungan tersebut karena Kementerian ESDM menilai Tanjungpinang sebagai salah satu daerah yang sukses mengawal pendistribusian gas Elpiji 3Kg.

“Ya karena rekomendasi dari Kementerian. Alhamdulillah kita dinilai berhasil dalam mengawal implementasi Elpiji 3Kg,” pungkasnya.

Pewarta: Muhammad Chairuddin
Redaktur: Albet

Related Articles

Back to top button