Kapal Tol Laut Kembali Operasi di Bintan

Kapal Tol Laut Kembali Operasi di Bintan
Kapal tol laut saat bongkar muat di Pelabuhan Sribanyintan Kijang, Bintan, Kepri. (Foto: Andri Dwi Sasmito)

BINTAN – Setelah dua tahun vakum akibat pandemi, kapal tol atau kapal logistik KM Nusantara 4 Jakarta kembali bongkar muat barang di Pelabuhan Sribayintan Kijang, Bintan,  Kepulauan Riau, Sabtu (17/09).

Kapal logistik datang dari Patimban, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat yang membawa lima kontainer, terdiri dari empat kontainer berisi semen, dan satu kontainer berisi mangga. Untuk kontainer semen masing-masing berisi 20 ton semen, dan satu kontainer berisi 12 ton mangga. “Kapal tol laut ini menjadi suatu kebanggaan kita di Kepri,” kata Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) Provinsi Kepri, Junaidi di Bintan.

Junaidi mengatakan, kapal tol laut dari Patimban menuju ke Kepri dengan rute Bintan ke Tarempa dan Natuna dengan lama perjalanan 23 hari Pergi Pulang (PP).

“Saat ini kapal tol laut membawa sebanyak 100 kontainer. Setiap kontainer, ada berisi semen, ayam beku hingga air mineral dari Patimban ke Kepri,” ujarnya.

Tarif kapal tol laut ini, lanjut dia, lebih murah dibandingkan kapal komersil, karena kapal tol laut ini diberikan subsidi oleh pemerintah kisaran 40-50 persen.

Namun, dirinya tidak membeberkan besaran tarif untuk kapal tol laut yang diberikan subsidi dari pemerintah.

“Intruksi presiden, kita harus kuatkan transportasi dan distribusi. Baik itu kebutuhan pokok hingga sembako. Misalnya di Jawa banyak bahan pokok, harus cepat di kirim ke Kepri,” sebut dia.

Baca juga: Kejari Bintan Segera Sidangkan Tiga Tersangka Korupsi TPA Sampah Tanjung Uban

Sementara itu, Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Kadisperindag) Provinsi Kepri, Aries Fhariandi mengatakan, kebutuhan bahan pokok di Kepri termasuk di Bintan tergantung dari daerah luar, yaitu Pulau Jawa.

“Kami menyambut gembira kapal logistik perdana kembali membawa muatan dari pulau Jawa. Kehadiran kapal tol laut menjawab ini semua,” ucap dia.

Oleh karena itu, dirinya mengajak para pelaku usaha yang ada di Kepri termasuk Bintan untuk memanfaatkan sebaik mungkin kehadiran kapal tol laut yang kembali masuk ke Kepri. “Ini bisa dimanfaatkan pelaku usaha kita,” sebut dia. (*)