Karimun Krisis Listrik, Bupati Ajak Warga Berhemat Agar Terhindar Pemadaman Bergilir

Bupati Karimun
Bupati Karimun Aunur Rafiq menyampaikan daerahnya masuk kategori krisis listrik. (Foto: Elhadif Putra)

KARIMUNKabupaten Karimun, Kepulauan Riau, saat ini berada dalam kategori krisis listrik.

Di mana kebutuhan listrik pelanggan PLN mencapai 30 megawatt, sementara kemampuan ketersediaan daya yang ada sebesar 32 megawatt.

Kondisi ketersediaan daya listrik yang terbatas itu dikhawatirkan menyebabkan pemadaman bergilir.

“Memang saat ini masih tercukupi. Namun melihat beban puncaknya saat ini yang pas-pasan, membuat kondisi kelistrikan kita masuk kategori krisis,” kata Bupati Karimun, Aunur Rafiq, Jumat (24/03).

Dengan kondisi tersebut, membuat masyarakat untuk berhemat agar tidak terjadi pemadaman bergilir.

Rafiq menyebutkan penghematan pemakaian listrik supaya tidak terjadi beban puncak yang melebihi kemampuan. Selain itu, saat ini PLN Karimun memberlakukan pemadaman bergilir terhadap hotel-hotel.

“Mudah-mudahan dengan penghematan pemakaian dan hotel-hotel secara bergantian menggunakan genset dapat membantu. Kita berharap menjelang hari raya idul fitri, tetap bisa stabil,” harap Rafiq.

Baca juga: Ketua DPRD Karimun Soroti Bahan Pokok dan Gas di Bulan Ramadan

Sebelumnya Bupati Karimun Aunur Rafiq telah menjumpai GM PT PLN UID Riau-Kepri di Pekanbaru, untuk meminta penambahan mesin pembangkit di PLTD Bukit Carok.

“Dalam pertemuan itu, saya meminta penambahan mesin untuk PLTD langsung kepada kepala PLN wilayah Riau dan Kepri,” ujar Rafiq.

Permintaan penambahan mesin itu untuk mengatasi permasalahan kondisi kelistrikan di Karimun yang rawan terjadi defisit daya.

Menurutnya, kemampuan daya pasokan listrik di Karimun mengalami defisit apabila salah satu mesin baik di PLTD Bukit Carok maupun PLTU Sei Batak mengalami kerusakan.

“Jika terjadi beban puncak dan mesin ada yang rusak, maka daya berkurang. Kondisi ini tidak boleh dibiarkan, sehingga kita meminta penambahan mesin ini,” sebut Rafiq.

Rafiq mengatakan permintaan tersebut disambut baik oleh Kepala PLN wilayah Kepri dan Riau yang akan mengadakan mesin diesel 4 megawatt (MW) untuk Kabupaten Karimun.

“PLN menyampaikan kepada kita akan mengirim mesin 4 MW, Insya Allah sebelum bulan suci ramadan sudah beroperasi agar tidak terjadi pemadaman,” ujarnya. (*)

Ikuti Berita Lainnya di Google News