ANAMBAS – Masyarakat dusun Pasir Panjang, desa Landak, Kecamatan Jemaja mengeluhkan jalan rusak akibat abrasi.
Jalan ini merupakan akses vital penghubung antar beberapa desa serta kecamatan di Kepulauan Anambas.
Menanggapi keluhan masyarakat itu, Bupati Kepulauan Anambas, Aneng membagi waktunya untuk terjun langsung ke lokasi jalan tersebut, Rabu 10 Desember 2025.
“Ada beberapa orang masyarakat yang melapor langsung ke saya terkait abrasi jalan ini. Maka saya turun langsung ingin melihat kondisinya, kita upayakan penanganan darurat dulu secepatnya dalam beberapa hari kedepan, sebelum dianggarkan tahun depan di dinas terkait,” ucap Aneng.
Ia pun langsung menghubungi pihak-pihak terkait supaya secepatnya melakukan tindakan penanganan darurat, agar akses jalan itu tidak sampai menghalangi aktivitas masyarakat setempat.

Aneng juga langsung melakukan koordinasi dengan dinas-dinas yang bersangkutan untuk memastikan status jalan itu supaya segera dianggarkan dan ditindak lanjuti.
Diketahui akibat abrasi jalan utama itu berpotensi putus total karena gelombang laut yang menghantam sehingga bisa dapat mengganggu keselamatan pengguna jalan bahkan berpotensi melumpuhkan akses mobilitas masyarakat.
Amir Fikri seorang tokoh masyarakat Jemaja menyampaikan apresiasi mendalam terhadap langkah cepat kepala pemerintah daerah kepulauan Anambas hingga turun langsung ke lokasi jalan terdampak abrasi.
Ia juga sebagai koordinator tim pemenangan di daerah pemilihan 3 pada pilkada kepulauan Anambas tahun 2024 lalu yang mengusung Aneng Raja Bayu.
“Pak Bupati menyampaikan supaya melakukan tindakan penanganan darurat dulu,sebelum dianggarkan tahun depan supaya jangan sampai akses jalan utama itu makin parah,saya akan mengajak masyarakat setempat untuk melakukan gotong royong, pak Bupati pun tadi sudah hubungi rekannya yang kebetulan memiliki ratusan sak semen keras, untuk segera diangkut besok ke sana,” ujar Amir.

Saat ini, lanjut Amir, pemerintah desa dan pihak kecamatan Jemaja pun sudah melakukan koordinasi ingin melakukan gotong royong dalam waktu dekat untuk melakukan penanganan darurat terhadap jalan terdampak abrasi itu.
“Nanti kita akan sama-sama bergotong royong demi kepentingan masyarakat, insya Allah hari Jumat ini akan kita mulai gotong royong,” tambah Amir.
Melalui tinjauan langsung oleh kepala pemerintahan daerah kepulauan Anambas itu, diharapkan supaya seluruh pihak terkait melakukan tindakan penanganan terhadap jalan utama akibat abrasi sehingga tidak mengganggu masyarakat pengguna jalan.


















