Daerah

Kepri Butuh Gebrakan Baru di Tahun 2020

Tanjungpinang, Ulasan.Co – Kepri Butuh Gebrakan Baru di tahun 2020, hal tersebut diangkat oleh Himpunan Mahasiswa Kota Batam (HMKB) dalam diskusi dan kajian antar organisasi di Warcof Cafe Bt 8 atas pada Senin (4/11).

Membahas tentang “Mau Dibawa Kemana Kepri 2020”, diskusi tersebut dihadiri 7 Himpunan Kabupaten/Kota Mahasiswa kedaerahan yang ada di Tanjungpinang. Diskusi tersebut pun nampak jelas bahwa Kepri membutuhkan gebrakan baru untuk menjadikan Kepri lebih baik.

Engesti Fedro selaku ketua HMKB mengatakan dalam diskusi tersebut juga sempat membahas pemanfaatan dan pengelolaan kekayaan sumber daya laut (perikanan, ruang laut, tambang selain oil dan gas serta pariwisata) menjadi potensi sumber kekayaan dan sumber pendapatan.

Oleh karena itu, menurutnya pengelolaan sumber daya laut diyakini dapat menjadi prioritas utama. Dengan cara membangun infrastruktur pelabuhan (antarpulau, antarwilayah) sebagai penopang transportasi dan distribusi kekayaan laut merupakan salah satu caranya.

Selanjutnya, pendapatan dana perimbangan dari migas hendaknya tidak lagi menjadi satu-satunya harapan. Patut jadi pelajaran, pertumbuhan ekonomi anjlok pada 2017 hanya 2,02 persen, tidak lain karena kita tidak bekerja keras dan fokus membangun sumber kekayaan laut kita.

Tidak hanya itu, ia juga menilai kemampuan APBD Kepri sejak 2016 mengalami penurunan terus menerus, bahkan 2018 APBD Kepri defisit mencapai Rp 500 miliar lebih ini di tahun 2020 pun diperkirakan potensi defisit akan terus terjadi.

Keadaan ini tidak lain karena asumsi kita yang agak keliru karena sangat berharap sektor Migas menjadi andalan. Padahal dari sektor laut yang menjadi kewenangan Kepri 0 sampai dengan 12 mil adalah peluang yang tak terbatas untuk menjadikannya sebagai potensi kekayaan yang dapat menyejahterakan masyarakat Kepri di masa depan.

Engesti selaku ketua Himpunan Mahasiswa Kota Batam itupun berharap dengan adanya diskusi ini mampu menjadikan Kepri lebih baik dari segi apapun.

”Salah satu tujuan dengan diadakannya kegiatan diskusi ini diharapkan dapat menggerakkan organda yang ada di 7 kabupaten kota yang ada di Tanjungpinang ini, sehingga bisa bergerak bersama-sama karna kita satu visi untuk Kepri kedepannya” ucap Engesti.

Selain itu, ketua Umum HMKB itu juga menjelaskan maksud dan tujuan adanya kegiatan tersebut.

“Tujuan di selenggarakannya kegiatan ingin menjadikan Kepri lebih baik dari segi apapun dan kita sebagai mahasiswa harus berada di garis terdepan untuk mewujudkan itu. Dengan adanya kegiatan diskusi semacam ini mampu membuka pikiran dan wawasan agar nantinya keluar gagasan- gagasan dari insan- insan muda Kepri agar terwujud kepri yang adil dan makmur”, ujarnya.

Kegiatan tersebut juga dihadiri oleh beberapa narasumber dari latar belakang yang berbeda. Tampak Muhammad Zaini selaku ketua Bawaslu Kota Tanjungpinang, Nikolas Panama M. Pd yang juga merupakan jurnalis senior, Yudahato S.A., M.A Baharudin idris dari BM3KR serta aktivis muda sekaligus presiden mahasiswa Universitas Maritim Raja Ali Haji Rindi Afriandi.

Pewarta: Udin

Tags

Related Articles

Back to top button
Close