BINTAN – Suasana duka menyelimuti keluarga korban kecelakaan di Jalan Pantai Trikora KM 42, Kabupaten Bintan, setelah seorang anak berusia 4 tahun masih berada dalam kondisi kritis akibat luka parah yang dialaminya.
Selanjutnya, tenaga medis RSUD Raja Ahmad Tabib Provinsi Kepulauan Riau di Tanjungpinang telah melakukan operasi besar pada bagian perut karena korban mengalami pendarahan hebat usai kecelakaan pada Senin, 1 Desember 2025 lalu.
Kecelakaan tersebut, yang terjadi secara tragis, melibatkan motor Honda Revo X BP 6536 CB dan mobil Wuling Cortez hitam BP 1451 RF.
“Semalam (Senin), kami langsung menjalankan operasi perut pada anak usia 4 tahun, dan sekarang masih kritis,” kata Direktur RSUD Raja Ahmad Tabib Provinsi Tanjungpinang, dr Bambang Utoyo, Selasa 2 Desember 2025.
Baca Juga: Ternyata! Pengemudi Wuling Asyik Ngobrol, Hilang Fokus dan Tabrak Motor di Trikora
Kemudian, dr Bambang menjelaskan bahwa kondisi kritis itu membuat tim medis harus memasang alat bantu intubasi untuk mendukung pernapasan dan jantung pasien.
Setelah kondisi stabil, lanjutnya, tim medis akan kembali melakukan operasi lanjutan pada bagian kaki korban.
Karena, menurut keterangan dokter, korban mengalami patah pada tempurung kaki kanan dan juga patah pada bagian paha kanan.
Selain itu, pasien kecil tersebut juga mengalami cedera berat di bagian kepala. Sehingga dokter menempatkannya di ruang ICU untuk perawatan intensif.
“Sekarang anak ini masih di ruang ICU untuk dilakukan penanganan lebih serius lagi,” ucapnya.
Baca Juga: Motor Remuk dan Kaki Pengendara Putus di Trikora, Warga Kaget Dengar Suara Dentuman
Sementara itu, kondisi berbeda dialami sang ayah berinisial LL yang kini sudah sadar dan membaik setelah menjalani operasi pada bagian kaki.
Karena, tenaga medis terpaksa mengamputasi kaki kanan LL lantaran tidak ada lagi jaringan otot yang bisa diselamatkan.
“Kita lihat pasien datang sudah dalam kondisi tinggal kulit kaki kanan saja yang masih melekat. Kalau tulangnya, dan dagingnya sudah lepas,” terang dia.
Selanjutnya, LL masih menjalani perawatan di ruang rawat inap RSUD Raja Ahmad Tabib Tanjungpinang.
“Alhamdulillah, tingkat kesadarannya sudah bagus dan normal. Yang lain hanya luka-luka lecet saja,” sebutnya mengakhiri.
Ikuti Berita Ulasan.co di Google News


















