BINTAN – Peristiwa kebakaran rumah terjadi di wilayah RT03/RW01, Desa Kelong, Kecamatan Bintan Pesisir, Kabupaten Bintan, Kepulauan Riau (Kepri), Ahad 9 November 2025.
Peristiwa yang mencekam warga, diduga akibat korsleting listrik dari salah satu rumah korban kebakaran.
Akibatnya, 2 rumah warga milik Adam, dan Arsil hangus terbakar. Sedangkan 5 rumah warga lainnya hanya terdampak dari kobaran api tersebut.
“Dugaan awal kita, ada kabel listrik konslet,” kata Kapolsek Bintan Timur, AKP Khapandi saat dikonfirmasi di Bintan, Senin 10 November 2025.
AKP Khapandi menyebutkan, korban bernama Asril mendengar bunyi seperti percikan api. Lalu, korban keluar dari rumahnya, dan melihat api dari rumah tetangganya bernama Adam.
Kemudian, Asril bertiak sambil memanggil untuk memberitahukan Adam bahwa terjadinya kebakaran.
Disaat itu, Asril langsung masuk ke dalam rumahnya untuk mengambil dokumen penting miliknya berada didalam rumah.
Namun, dokumen penting miliknya tidak dapat diselamatkan. Sebab, api cepat merambat hingga membakar rumah miliknya.
Warga setempat langsung berbondong-bondong datang untuk membantu memadamkan api menggunakan alat seadanya. Baik itu memadamkan api membakar rumah milik Asril maupun rumah Adam.
Tapi, kobaran api yang cukup besar membuat warga kewalahan. Sehingga api merambat ke bangunan rumah warga lainnya.
Setiap korban kebakaran rumah, lanjut dia, mengalami kerugian materil. Seperti Asril yang memiliki rumah hangus terbakar mengalami kerugian sekitar Rp100 juta.
Berbeda dengan Adam yang juga memiliki rumahnya hangus terbakar, hanya mengalami kerugian sekitar Rp90 juta.
Sedangkan lima warga lainnya yang terdampak kebakaran 2 rumah juga mengalami kerugian. Seperti Wahid mengalami kerugian sekitar Rp10 juta. Karena motor Honda Supra milik Wahid ikutan terbakar.
Matahar dan Satri masing-masing mengalami kerugian sekitar Rp5 juta.
Lalu, dua warga lainnya, yaitu Datsir dan Rohiman memiliki kerugian atas peristiwa kebakaran, masing-masing mengalami Rp2 juta


















